oleh

Polda Lampung Proses Rebutan Lahan Berujung Maut di Mesuji

Konflik yang terjadi di Mesuji akibat saling klaim lahan, Polda Lampung masih melakukan proses hukum untuk menangkap pelaku. Hal ini disampaikan oleh Waka Polda Brigjen Subiyanto.

 

“Kedua belah pihak harus kita tangani secara serius, siapa pelakunya harus ditangani. Proses hukum tetap kita jalankan,” kata Brigjen Subiyanto, Jumat (1/1).

Baca Juga  Satnarkoba Polres Lamteng Tangkap Pemuda Diduga Sering Transaksi Narkoba Dirumah

 

Menurutnya, pihaknya juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan di Mesuji. “Tentunya kita atensi, personel kita melakukan pengaman disana,” ujarnya seperti dilansir RMOLLampung.id.

 

Diketahui, satu dari tiga warga yang luka parah akibat saling klaim lahan akhirnya menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Rawajitu Utara, Mesuji, Selasa (29/12).

 

Nafi, warga yang tewas tersebut, mengalami banyak luka bacokan. Warga Sungaisidang, Rawajitu Utara, Mesuji, itu dikeroyok warga Desa Waypuji. siangnya, pukul 14.30 WIB.

Baca Juga  Bawa Sabu di Banjit Pelaku Dibekuk Satnarkoba Polres Way Kanan

 

Kapolres Mesuji AKBP Alim Hadi membenarkan tewasnya Nafi. Dia juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pengeroyokan, bukan bentrok antarwarga.

 

Keributan soal lahan itu dimulai sejak pagi. Sorang warga Desa Sungaisidang berinisial Nafi membacok warga Desa Waypuji berinisial Suyitno setelah saling klaim pemilik lahan.

 

 

 

Mendengar pembacokan tersebut, warga Desa Waypuji mengeroyok Nafi hingga luka parah.

Baca Juga  Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Gelar Rapat Koordinasi Tentang Ketentuan Pembatasan Kegiatan Hajatan

 

 

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

 

News Feed