oleh

Gelar Aksi, Pjs Bupati Way Kanan Diminta Tindak Oknum ASN Siluman

WAY KANAN, FS – Barisan Relawan Jokowi Presiden atau Bara JP, bersama masyarakat 15 kecamatan, menggelar unjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten Way Kanan, pasca viralnya video oknum ketidaknetralan ASN setempat jelang Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Bahkan Penjabat Sementara Bupati Way Kanan, Mulyadi Irsan, didesak untuk selekasnya mengambil tindakan tegas terhadap para oknum ASN yang mengaku sebagai siluman tersebut.

“Mengingat tugas utamanya di Way Kanan adalah mengawal pilkada serentak terkait netralitas pegawai serta memutus mata rantai pendemi Covid-19,” tegas Azwari, Bara JP Way Kanan, Kamis (1/10).

Baca Juga  Status Ganda Kepala BKD Way Kanan dapat Ditindaklanjuti DKPP Hingga Kepolisian

Sementara itu, Enda Prasetia atas nama masyarakat 15 kecamatan di Way Kanan menuntut semua penyelenggara negara di lingkungan pemerintah setempat tidak memihak salah satu calon.

“Kami juga meminta instansi terkait hingga atasannya untuk berani menindak tegas dengan memberikan sanksi maksimal berupa pemecatan atau hukuman pidana,” pinta Enda.

Merespon sangkaan ini, Sekretaris Pemkab Way Kanan Saipul dikabarkan sedang meminta klarifikasi dari para jajarannya.

Yaitu, Edwin Bavur (Kadis Koperasi dan UKM), Bismi Janadi (Kepala BPBD), Andre Awiya (Camat Bumiagung) dan Raminto (Sekretari Dinas Pendidikan).

Baca Juga  Wabup Pesisir Barat Ikuti Rakor Pengendalian Transportasi Dimasa Mudik Idul Fitri 1442 H

Pada sisi lain Bawaslu Way Kanan juga tengah melakukan pengusutan serupa terkait laporan dari masyarakat.

Koordinator Divisi Pelanggaran Pemilu Bawaslu Way Kanan Triwana, mengungkapkan pihaknya telah memanggil Edi Supratman sebagai pelapor.

“Ada seorang saksi atas nama Indra Wibowo  untuk menjalani klarifikasi tertutup di kantor Bawaslu setempat, pagi tadi,” ujar Triwana.

Diketahui, pilkada serentak di Way Kanan diikuti oleh dua pasangan calon. Yaitu Juprius – Rina Marlina nomor urut 1. Dan, petahana Raden Adipati Surya – Ali Rahman nomor urut 2.

Sebelumnya, Publik Way Kanan dihebohkan dengan kemunculan video berdurasi 5,32 menit di media sosial, sejak Rabu (30/9).

Baca Juga  Oknum ASN Way Kanan Mobilisasi Massa, Bustami Zainudin Temui Ketua KASN

Mengingat dalam video yang menggambarkan pertemuan sejumlah pejabat pemkab Way Kanan ini, terdapat salah seorang berseragam ASN mengucapkan kata-kata bernada gurauan.

Bahwa pertemuan itu dianggap setengah siluman.

Tentu saja hal ini mengundang respon penyelenggara pemilu karena pertemuan tersebut bernuansa pilkada dan terindikasi melanggar netralitas aparat pemerintah.

Ketua Bawaslu Waykanan Yessi Karnainsyah membenarkan pihaknya sedang mendalami video tersebut terkait laporan seorang warga.

”Ini baru Informasi, akan telusuri dahulu kebenaran,” singkat Yesi.(FS/HBB)

News Feed