oleh

Tim STIK/PTIK Gelar Penelitian di Polres Tanggamus

Tanggamus, etalaseinfo.com – Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus menerima kunjungan kerja tim penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian/Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK/PTIK), Kamis (3/9/20).

Tim STIK/PTIK dipimpim oleh Kombes Pol Solihin, SIK, MH. selaku Ketua tim dan anggota tim Kombes Pol Prasetyo Rachmat Purboyo, SIK, MH., Pembina DR. Supardi Hamid, M.Si, Pentu DR. Benyamin Lufpi, S.S, M.Hum dan AKBP Drs H. Samsuri M.M.

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK dan Wakapolres Kompol Heti Patmawati, SH. SIK.
serta Pejabat Utama (PJU) Berikut Para Perwira Staf, dan 2 perwakilan personel dari masing-masing Bag, Sat dan Sie.

Baca Juga  Hutang Pemkot Bandar Lampung Tanggung Jawab Wali Kota

Dalam rangkaian penelitian yang digelar di aula Wirasatya Mapolres Tanggamus itu dilaksanakan metode pengisian quisioner dilanjutkan Focus Group Discussion (FGD) dan pemaparan oleh tim STIK/PTIK.

Kapolres Tanggamus dalam sambutanya mengatakan selamat datang tim penelitian dari STIK dan mengucapkan terima kasih telah berkenan datang ke Polres Tanggamus sebab kegiatan itu sangat menunjang untuk kemajuan Polri.

Baca Juga  Pemkab Mesuji Serahkan SK Pengangkatan Tenaga Non PNS

“Kami sangat mendukung kegiatan penelitian ini untuk kemajuan Polri,” kata AKBP Oni Prasetya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penelitian STIK/PTIK Kombes Pol Solihin mengungkapkan, bahwa pihaknya datang ke Polres Tanggamus dalam rangka penelitian Efektifitas Penggunaan Smartphone Oleh Anggota Polri.

“Dengan kemajuan tekhnologi terkhusus adanya media sosial terdiri dari 2 sisi yaitu positif dan negatif, kami kesini untuk memberikan pengetahuan Polri dalam bermedsos,” kata Kombes Pol Solihin.

Baca Juga  Kadistan Tuba Tandatangani Nota Kesepahaman Dan Perjanjian Kerjasama Oplah Rawa

Lanjutnya, ada beberapa etika bermedsos yang harus kita perhatikan diantaranya, etika dalam berkomunikasi, hindari penyebaran sara, pornografi dan aksi kekerasan, kroscek kebenaran berita.

“Jangan reshere info yang kita terima tanpa diketahui sumber atau kebenarannya, juga menghargai hasil karya orang lain, jangan terlalu mengumbar informasi pribadi dan jangan mudahterprovokasi,” tegasnya. (*)

Komentar

News Feed