Tulang Bawang, etalaseinfo.com (SMSI) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, Ir.Nurmansyah menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama Optimalisasi Lahan Rawa Pemerintah Provinsi Lampung dengan Danrem 043/Gatam, Jumat (9/7/2021) kemarin.
Bertempat di Aula Ahmad Yani Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar No. 85 Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pertanian didampingi Kepala Seksi Lahan, Budi Ristianto,S.P.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Ir.Kusnardi, M.Agr., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Selatan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur, Kasi Ops Kasrem 043/Gatam, Dandim 0429/Lampung Timur, Dandim 0421/Lampung Selatan, dan Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Kav. Joko Sunarto S.Sos.,M.Han.
Dalam sambutannya Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga S.I.P., M.H.menyampaikan sangat mendukung program pemerintah ini dalam rangka pencapaian swasembada pangan, Kementrian Pertanian (Kementan) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengawal peningkatan produksi komoditas pertanian,
Hal ini sesuai Nota Kesepahaman antara Kementrian Pertanian dengan TNI tentang dukungan Pelaksanaan Program Pembangunan Pertanian No: 10/MoU/HK.220/M/4020 dan No: NK/10/IV/2020/TNI tanggal 1 April 2020 Serta Perjanjian Kerjasama antara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian dengan TNI-AD tentang program kerja sama dalam mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan Prasarana dan sarana Pertanian No: PKS/B/08/2020 dan No: PKS/23/VIII/2020 tanggal 13 Agustus 2020.
Danrem juga menyampaikan bahwa pembangunan pertanian sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama di pedesaan, yang tentunya diharapkan dapat meningkatkan stabilitas keamanan di daerah.
Semoga kerjasama antara TNI dan jajaran pertanian dapat terus ditingkatkan untuk mendukung program nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045. (Distani)










