oleh

Kapolda Lampung Minta Dugaan Kasus Prostitusi Online Artis Ibu Kota Diungkap ke Publik

BANDAR LAMPUNG, FS – Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, memberikan atensi kepada Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, untuk mengungkap kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan artis ibu kota VS (Vernita Syabilla), ke publik.

Awal-awal kasus ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), pada Selasa (28/7) malam.

Terungkap dari hasil pemeriksaan kepolisian, bahwa VS datang ke Provinsi Lampung atas permintaan seseorang berinisial S.

Baca Juga  Artis Vernita Syabilla dan Pria Berinisial S Tak Jadi Tersangka dalam Kasus Dugaan Prostitusi Online

Rencananya VS akan melayani seorang pria berinisial S yang berdasarkan keterangan kepolisian berstatus orang biasa.

Artinya S ini bukan seorang yang memiliki latar belakang pebisnis, begitu kata kepolisian.

Saat ini ada temuan bahwa VS baru saja menerima transfer uang dari seseorang.

Nilainya Rp30 juta. Nominal itu diduga sebagai tarif untuk mengajak kencan VS.

“Baru diduga sebesar Rp 30 juta. Perkara ini masih ditangani, nanti kita tunggu kepastian hukumnya,” kata Yan Budi, Rabu, 29 Juli 2020.(FS/TOM)

Baca Juga  Remaja 14 Tahun Asal Bandar Lampung jadi Korban Perdagangan Manusi

Diketahui, hingga hari ini Rabu (29/7), artis VS dan dua orang terduga mucikari berinisial MHZ dan MN, terus menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Bandar Lampung.

Ketiganya diamankan polisi di salah satu kamar hotel berbintang di kawasan Teluk Betung, pada Selasa malam.

Saat penggerebekan, polisi mengamankan menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp15 juta dan bukti transfer Rp15 juta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sang artis berangkat dari Jakarta menuju ke Bandar Lampung dengan pembayaran sebesar Rp30 juta.

Baca Juga  Buron 7 tahun, Mantan Ketua AKLI Lampung Syamsul Arifin Ajukan Praperadilan

Sang artis datang ke lampung berdasarkan pesanan seorang pengusaha property yang merupakan warga Bandar Lampung berinisial S.

Pemeriksaan artis VS dan dua terduga mucikari ini dilakukan tertutup di ruang Unit PPA.

Ketiganya diperiksa secara terpisah oleh penyidik, polisi juga menyita dan memeriksa handphone milik sang artis dalam kasus prostitusi online ini.(FS/TOM)

Komentar

News Feed