Lampung Barat – Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Lampung Barat tahun 2020, untuk kerjasama dengan sejumlah media, diduga jadi bancakan.
Pasalnya, dana anggaran yang nilainya cukup fantastis hingga mencapai Rp200 juta, tidak dibagi ke semua media yang ada.
Namun hanya sebagian saja perusahan media yang mendapat kerjasama.
Seorang wartawan yang minta namanya tidak ditulis mengatakan, dana kerjasama APBD-P tahun ini sangat besar.
Tetapi tidak semua media yang terdaftar di Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Barat mendapat kerjasama. Bahkan terkesan ditutup-tutupi.
“Kami juga memiliki media, bahkan sudah terdaftar sejak beberapa tahun lalu di Diskominfo. Tetapi mengapa kami dibedakan dengan media lain, sementara media kami juga aktif dan memiliki peran yang sama. Dana sebesar Rp200 juta itu hanya untuk sembilan media saja. Sedangkan dana itu cukup besar. Kami kecewa. Kami berharap pemkab bisa optimal dalam hal dana kerjasama media ini,” kata dia, Rabu, 23 Desember 2020.
Kepala Dinas Kominfo Lambar Padang P mengatakan jika dana yang dikucurkan tersebut bukan pengusulan untuk APBD-P.
“Tetapi memang dana refocusing. Jadi itu dikembalikan kepada meraka yang memang sudah terhutang. Mohon maaf jika media lain tidak dapat,” kilahnya.(andi)
Saibumi.com jaringan Siberindo.co









