oleh

BNM RI: Butuh Peran Masyarakat Berantas Narkoba dan Maksiat

Saibumi.com, Bandar Lampung – Ketua Umum Brantas Narkotika dan Maksiat (BNM RI) Fauzi Malanda RDB mengatakan, pemberantasan narkotika dan obat berbahaya, semakin marak dan terkesan tidak pernah teratasi.

“Peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk melakukan pemberantasan Narkoba saat ini. Takkan mungkin bisa selesai hanya mengandalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) atau Kepolisian saja, ” kata dia didampingi Staf khususnya Anggi Julian dan Ahmad Solihin di Kantor Pusat, Jl Laksamana Malahayati Nomor 88 Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa 19 Januari 202.

Kata dia, peredaran Narkoba terjadi di masyarakat dan yang akan menggunakan barang haram tersebut juga masyarakat.Maka menurut fauzi, sangat diperlukan peran serta masyarakat untuk pemberantasan Narkoba serta perbuatan maksiat di tengah kehidupan masyarakat

Baca Juga  Pererat Tali Silaturahmi, PPBI Cabang Lampung Barat Akan Gelar Kopdar yang Dijadwalkan Mulai Sabtu Malam

“Sebagai lembaga penggiat Narkoba dan pemberantas maksiat, BNM RI tidak pernah surut untuk melakukan penyuluhan dan melakukan pemantauan tempat tempat yang dapat diduga terjadinya transaksi Narkoba serta perbuatan maksiat,” paparnya.

Fauzi meminta pemerintah serta aparat penegak hukum di Nusantara ini khusus di Provinsi Lampung jangan diam.

“Kami lembaga non diva saja mampu berbuat apa lagi lembaga pemerintah yang memiliki anggaran lakukan pengawasan di masyarakat dan lakukan operasi atau razia. Banyak tempat tempat penginapan yang digunakan untuk perbuatan maksiat, adanya penjualan bebas minuman keras yang beredar di masyarakat bebasnya hiburan malam beroperasi. Mana tidak ada pengawasan apalagi tindakan.
Nah jika Pemerintah tidak mengetahui itu. Silahkan temui kami. BNM RI, kami tunjukkan tempat dimaksud.
Masa Pemerintah kalah tanggap dengan organisasi masyarakat, ” bebernya.

Baca Juga  Akhir Tahun, BNN Way Kanan Tes Urine ASN

Ia berujar, BNM RI bekerja untuk masyarakat memberi penyuluhan akan bahaya Narkoba dan maksiat dalam menjalankan tugas berdasarkan tekad, dengan harapan masyarakat dapat memahami akan bahaya Narkoba setidaknya dapat memantau keluarganya sendiri.

“Dari kesemua itu yang Insyallah pahala dari Allah Swt yang kami dapat. Beda halnya dengan institusi yang berwenang dalam penindakan, jika mengamankan tersangka berujung mendapatkan hasil ulah oknum yang mencari kesempatan.
Nah hal seperti ini bukan rahasia umum, Namun hal seperti ini terkesan bebas karena tidak adanya pengawasan, ” ucapnya.

Baca Juga  Kasus COVID-19 Meningkat, Gedung Pramuka Kota Metro Dirubah Jadi Ruang Isolasi

“Mari kita berantas Narkoba dan maksiat yang semakin meningkat ini agar masyarakat tidak menjadi korban para perusak dan pengedar Narkoba di bumi ini,” tambahnya. (Andi)

 

 

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed