oleh

Calon Bupati Way Kanan Juprius Tersangkut Kasus Penipuan Uang Rp1,8 Miliar

BANDAR LAMPUNG, FS – Atas pelaporan dari seseorang yang memberikannya sejumlah uang, Polresta Bandar Lampung, menetapkan HRL sebagai tersangka atas sangkaan tipu gelap.

Uang itu sedianya, terang HRL diteruskannya kepada calon Bupati Way Kanan Juprius.

“Pemberian saya lakukan beberapa kali dengan total Rp1,8 miliar,” katanya kepada redaksi, saat ditemui pada Selasa (10/11), di bilangan Jalan Kartini, Kota Bandar Lampung.

Dasar ia memberikan uang tersebut, jelasnya, atas perkataan Juprius yang menjanjikan proyek di Dinas PU senilai Rp150 miliar.

Baca Juga  3 Pelaku Pencurian Motor di Penginapan Terekam CCTV

Janji itu disampaikan Juprius dengan menyampaikan, “saya ini orangnya gubernur [Arinal Djunaidi_read]”.

“Dia bilang begitu. Terus dia bilang saya ini lagi nyalon bupati di Way Kanan,” timpalnya.

HRL mengakui bahwa ia telah berupaya meminta tanda bukti ketika memberikan uang kepada Juprius. Namun upaya itu tidak terwujud.

“Saya sudah tawarkan supaya ada tanda bukti. Dia bilang masa kamu nggak percaya sama saya,” tutur HRL.

Baca Juga  Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kotabumi Melaksanakan Komitmen Bebas HALINAR

Meski tanpa tanda bukti itu, HRL mengklaim memiliki bukti pendukung untuk menguatkan argumentasinya bahwa uang itu telah diberikannya kepada Juprius.

Seingat HRL, lokasi pemberian uang itu pernah dilakoninya dengan bertandang ke kantor Asosiasi Ekspor Kopi Indonesia [AEKI].

“Saya ada saksi hidup dan bukti percakapan WhatsApp. Saksi yang ikut dengan saya mengantar uang itu ke rumah Juprius.

Baca Juga  Hadiri Press Conference Usai Dilantik, Ini Kata Bupati Adipati

Saat saya antarkan uang, ada adik Juprius namanya Elsi dan kerabatnya bernama Yusron,” imbuh dia.

Ia berharap Juprius yang juga telah dilaporkannya di Polresta Bandar Lampung bertanggungjawab atas uang-uang yang sudah disampaikan HRL.

“Saya ini korban sebenarnya. Saya harap ia bertanggungjawab juga,” ungkapnya.

Juprius belum memberikan tanggapan atas tudingan ini. Nomor ponselnya sudah berkali-kali dihubungi namun belum diresponsnya.(FS/RDO)

News Feed