oleh

Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, Pemkab Tubaba Fasilitasi Keluarga Korban

 

Saibumi.com, Panaragan–Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung akan memfasilitasi keluarga tiga korban pesawat Sriwijaya Air asal Tubaba ke posko crisis center di Terminal II Bandara Soekarno Hatta (Soeta) Tanggerang, Banten.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung untuk membantu keluarga korban musibah pesawat Sriwijaya Air,” ujar Bupati Tubaba, Umar Ahmad, Ahad 10 Januari 2021.

Baca Juga  Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, TP PKK Lamsel Sabet Juara

Dinas Perhubungan Tubaba akan memfasilitasi keluarga korban menuju ke posko Crisis Senter Bandara Soeta, ujar Umar seraya menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut.

Ketiga warga Tubaba yang menjadi korban jatuhkan Boeing 737-500 Sriwijaya Air, Sugiono Effendy (37) Yohannes (27), Pipit Piyono (25). Ketiganya warga Tiyuh/Desa Totomakmur, Kecamatan Batuputih, Tubaba.

“Tujuan ketiga warga itu ke Pontianak untuk berkerja bangunan di sebuah proyek. Mereka terbang dari Bandara Raden Intan II Bandarlampung transit ke Jakarta lalu ke Pontianak,” jelas Sekretaris Tiyuh Totomakmur Eko, seperti dilansir harianmomentum. Lcom.

Baca Juga  Monitoring Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung di Kelurahan Rejomulyo Metro Selatan

Menurut Eko, Yohanes dan Pipit Piyono bukan satu keluarga dengan Sugiono Effendi. Namun, mereka bertiga warga satu kampung yang  hendak menuju Pontianak diajak oleh Sugiono Effendi yang dipercayai pimpinan proyek mencari tenaga kerja.

“Mereka berangkat dari Tubaba pada Jumat  8 Januari 2021. Kami mendapatkan kabar pesawat yang ditumpangi mereka bertiga hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 penerbangan dari Jakarta-Pontianak sekitar pukul 14:40 WIB,” ungkapnya. (Andi)

Baca Juga  Petugas Sat Res Narkoba Tangkap Seorang Warga Di Lampung Timur

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed