oleh

Perkara Tndak Kekerasan dan Upaya Pelarangan Liputan Terhadap Wartawan di Lampura Masuki Babak Rekonstruksi

Lampung Utara (RNSI) – Setelah lima bulan, perkara Ardhi Yoehaba, salah satu jurnalis Televisi Nasional Indosiar/SCTV yang berseteru dengan Juanda Basri, sampai ke tahap rekonstruksi, Rabu (03/02/2021)

Rekonstruksi tersebut dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), yaitu di Stadion Sukung Kotabumi Lampung Utara, Rabu, 3 Februari 2021.

Dalam rekonstruksi tersebut, sebanyak 26 (dua puluh enam) adegan dilakukan, yang dihadiri oleh Ardhi Yoehaba selaku saksi korban, Juanda Basri selaku saksi tersangka, pihak Kepolisian Lampung Utara, pihak Kejaksaan Lampung Utara, dan mendatangkan beberapa saksi kejadian.

Baca Juga  Kasrem 043/Gatam Hadiri Upacara Penerimaan 1.190 Personil Pasukan Latihan Taktis Ancab BTP 13 Galuh Driver 1 Kostrad " Kartika Yuda 2021"

Dari 26 adegan, ada beberapa adegan inti yang dilakukan, seperti adegan saat perampasan kamera, dan pemukulan terhadap Ardhi Yoehaba oleh tersangka Juanda Basri.

Menurut Ardhi Yoehaba, saat rekonstruksi dilakukan ada beberapa adegan yang diduga tidak sesuai dengan kejadian, dikarenakan pihak tersangka diduga kurang kooperatif untuk melerai permasalahan.

Dijelaskan oleh Ipda. M.Anton Prabowo selaku Kanit Pidum Polres Lampung Utara bahwa, tersangka Juanda Basri dikenakan pasal 351 ayat 1, dan untuk pengenaan pasal selanjutnya akan terlebih dahulu dilakukan pengkajian lebih lanjut.

Baca Juga  Pemdes Desa Gedung Ketapang Menyalurkan BLT DD

“Untuk dikenakan pasal berlapis atau tidak maka kita akan lakukan kajian lebih dalam lagi,” jelas Ipda.M.Anton Prabowo.

Di waktu yang sama, Ardhi Yoehaba berharap agar tersangka dapat dikenakan pasal berlapis. Hal ini dikarenakan, setiap jurnalis di lindungi oleh Undang-Undang pokok Pers dan ada hak untuk melakukan liputan.

“Ternyata yang dikenakan Cuma pasal 351 dan saya bahkan berharap agar pelaku dapat dikenakan pasal berlapis, karena setiap pers di lindungi oleh Undang-Undang pokok Pers,”jelas Ardhi.

Baca Juga  Pemkab Way Kanan Ikuti Rakoor Komisi Pengawas Pupuk dan Pertisida Secara Virtual

Diharapkan kembali oleh Ardhi Yoehaba, agar pengkajian perkara tersebut dapat berjalan dengan lancar, secepatnya tersangka dapat terbukti bersalah dan diadili dengan pasal dan hukuman yang sesuai. (*/red)

Restorasi News Siber Indonesia.co Jaringan Siberindo.co

News Feed