Saibumi.com, Pringsewu – Ratusan warga di tiga kecamatan yakni Banyumas, Sukoharjo dan Pagelaran Utara, Pringsewu, Lampung menghadang truk angkutan tambang pasir milik PT Pringsewu Jaya Abadi (PJA) di depan Kantor Pekon Banyumas Senin (22/2) sekira pukul 21.00 WIB.
Warga memprotes angkutan pasir milik PT. PJA yang melintas, membuat kerusakan jalan di dua kecamatan Banyumas dan Pantura akibat angkutan pasir yang melebihi kapasitas.
Nampak petugas kepolisian Sektor Sukoharjo beserta Koramil sudah berada dilokasi
Koordinator Lapangan Aksi Perwakilan Kecamatan Banyumas, Sugianto mengatakan atas nama masyarakat di tiga kecamatan melakukan aksi protes turun ke jalan.
“Karena, selama ini suara-suara kami kurang di dengar. Jadi, masyarakat turun ke jalan ini permintaan dari tambang PT. Pringsewu Jaya Abadi (PJA) mau peduli dalam hal ini jalan agar diperbaik dan dirawat, “tegasnya.
Menurut dia, bahwa untuk angkutan harus disesuaikan dengan kelas jalannya.
“Karena, jalan tipe 2 A ini tidak sesuai dengan jalan biasa seperti ini,” ucapnya, seperti dilansir RMOLLampung.id.
Hal senada disampaikan warga perwakilan kecamatan Pagelaran Utara,
Sobri meminta kepada pihak perusahan tambang pasir PT. PJA bahwa jalan yang rusak untuk segera diperbaiki.
“Saya mewakili masyarakat Pagelaran Utara untuk masalah jalan yang rusak tolong pihak PJA memperbaiki. Bahkan sekali di perbaiki tolong diratakan. Jangan seperti menggunung itu kendaran roda dua sudah sering jatuh. Karena, batu nya besar-besar di jalan,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Pekon Banyumas Wasino saat di konfirmasi belum bisa memberikan tanggapan.
“Saya masi ngobrol sama camat sama Ketua DPRD nanti ya,” tuturnya.
Saibumi.com jaringan Siberindo.co








