oleh

SVJ, GBGC dan OJB Serahkan Bantuan ke Barak Pengungsian Purwobinangun

 

Yogyakarta – Jiwa sosial masyarakat Yogyakarta sangatlah tinggi. Ini bisa dilihat dari banyaknya organisasi sosial yang tergerak memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Keadaan dan kondisi gunung Merapi yang saat ini masih terus Erupsi dan mengeluarkan awan panas (wedus gembel) mengakibatkan warga di kaki gunung diharuskan mengungsi di barak pengungsian yang sudah di siapkan.

Warga yang berada di pengungsian terpaksa meninggalkan harta bendanya dan tinggal di barak. Melihat kondisi seperti itu, beberapa organisasi sosial masyarakat tergerak ingin ikut sedikit meringankan beban mereka.

Baca Juga  Satgas TMMD 110 Bojonegoro Berbagi Ilmu Dengan Pembudidaya Lele

Social Volunteer Jogjakarta (SVJ), Grab Bike Grab Car (GBGC) dan Ojol Jogja Berbagi pada Kamis (4/2/21) sore menyerahkan sejumlah bantuan kepada para pengungsi yang berada di Barak Pengungsian Kelurahan Purwobinangun, Kepanewon Pakem, Kabupaten Sleman Yogyakarta.

“Alhamdulillah hari ini kita dari SVJ, GBGC dan OJB dapat menyerahkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang berada di pengungsian,” kata Irma, perwakilan dari SVJSVJ, Kamis 4 Februari 2021.

Dari SVJ, lanjut Irma, diwakilkan oleh Roki (Penasihat SVJ), Yanti, Fajar dan Puji Sani. Dari GBGC Tri Damarwulan dan Yanti Noor dan OJB diwakili oleh bapak Danu. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, masker anak dan dewasa, perlengkapan mandi dan cuci dan obat-obatan.

Baca Juga  EMPAT LENCANA SATYA BAKTI INOVASI DIBOYONG KE TUBABA LAMPUNG

“Semoga sedikit yang kita berikan ini dapat sedikit membantu saudara-saudara kita di pengungsian,” ujar Tri Damarwulan yang di Amini oleh Yanti Noor.

Bantuan diterima langsung oleh bapak Heru, yang bertugas di Barak Pengungsian Purwobinangun.
Menurut keterangan Pak Heru, jumlah pengungsi di barak berjumlah 129 orang.

“Jumlah pengungsi disini berjumlah 129 orang terdiri dari lansia, ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak-anak dan orang dewasa,” terangnya.

Baca Juga  Puan Apresiasi Soliditas Petugas Pelaksanaan Larangan Mudik Saat Kunker di Bakauheni

Rata-rata para pengungsi berharap semoga cepat mereda hingga dapat segera pulang ke rumah dan dapat
melakukan kegiatan lagi di kampung yang ditinggalkan karena efek Erupsi Merapi.

“Rata-rata mereka jenuh dipengungsian, tapi selalu ada pendampingan dari pihak yang mengurusi pengungsi disana,” pungkas Roki, penasehat SVJ. (tuti)

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed