oleh

Antisipasi Banjir Kades Dan Warga Pulau Tengah Gotong Royong

Foto warga Pulau Tengah terlihat bahu – membahu meninggikan tanggul menggunakan karung berisi pasir dengan semangat gotong royong.

LAMPUNG (Siberindo.co)  Ditengah – tengah ancaman dampak Banjir yang semakin mendesak, masyarakat Desa Pulau Tengah Lampung Selatan bersatu padu tak kenal lelah bahu – membahu meninggikan tanggul untuk menanggulangi banjir, Kamis (23/01/2025).

Dipimpin oleh sang kepala Desa yang tak kenal lelah masyarakat langsung bahu – membahu meninggikan tanggul menggunakan karung berisi pasir dengan semangat gotong royong.

Baca Juga  KTN Tingkat Kecamatan Gunung Alip Diresmikan Kabag Ops Polres Tanggamus

Pantauan dilapangan warga terlihat berjibaku untuk melindungi Desa mereka dari tua dan muda, semua terlibat dalam upaya penyelamatan Desanya. Suara tawa canda bercampur dengan keringat yang membasahi tubuh menjadi pemandangan yang mengharukan.

Kepala Desa Pulau Tengah Nuryanto kepada Bumione.com mengatakan, kami bersama warga bergotong royong menimbun tanggul menggunakan karung berisikan tanah lalu di bariskan di atas tanggul.

Baca Juga  Waka Polda Lampung Pantau Vaksinasi COVID-19 di Pasir Sakti Lampung Timur

Tujuannya untuk mengantisipasi terjadi Banjir susulan atau penyebab terjadinya Banjir akibat hujan deras, dan meluapnya sungai Way Sekampung mengakibatkan merendam 200 hektar sawah dan 15 rumah warga, “Kata Nuryanto seperti dikutip dari Bumione.com grup Siberindo.co.

Nuryanto menjelaskan, untuk warga yang terdampak Banjir berada di dusun 1 dan 2, rumahnya saat ini pada terendam Banjir dan masih menghuni di rumahnya.

Baca Juga  Melawan Petugas, Pelaku Pembobol Rumah Dihadiahi Timah Panas Oleh Anggota Polsek Pasir Sakti'.

Sebenarnya kami sudah menyarankan warga untuk mengungsi namun mereka masih tetap bertahan. Berharap kepada Pemerintah yang berwenang agar sungai Way Sekampung bisa di normalisasikan secepatnya supaya air cepat surut, “Pinta Kades.

Dikarenakan pada saat musim hujan seperti sekarang ini kami kesusahan untuk membuang air yang masuk ke pemukiman rumah warga Desa Pulau Tengah, “Terangnya.(Wal)

News Feed