Bandarlampung – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli akan menyamakan biaya rapid test antigen.
Menurutnya saat ini masih menunggu surat edaran dari D Lampung.
“Untuk harga rapid test antigen belum ditetapkan karena dari provinsi belum mengeluarkan surat. Nanti kalau sudah mendapatkan akan kita buat tarif yang sama,” kata Edwan Rusli seperti dilansir RMOLLampung.id, Rabu (23/12).
Lanjutnya, rapid test antigen lebih baik dari pada test antibodi, karena memakai mukosa hidung atau saliva di mulut. Sehingga lebih akurat dibandingkan rapid test antibodi.
“Berdasarkan Surat Edaran (SE) yang terbaru rapid test antigen hanya berlaku 3 hari,” jelasnya.
Tambahnya, ada lima rumah sakit yang telah memberikan pelayanan rapid test antigen yaitu RS. Advent, RS. Bumi Waras, RS. Hermina, RS. Budi Medika, dan RS. Graha Husada.
“Sementara data yang diluar oleh dinas kesehatan Provinsi Lampung itu yang belum fixed,” ujarnya.
Diketahui, berdasarkan surat yang dikeluarkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung nomor 443/4025/V.02.4/XII/2020 terdapat 9 rumah sakit, 4 puskesmas, 7 klinik yang menyediakan rapid test antigen.(Andi)
Saibumi.com jaringan Siberindo.co








