oleh

Lestarikan Kain Tapis PKM Fisip UBL Latih Para Penapis Pemula di Pesawaran

Bandarlampung, etalaseinfo (SMSI) –  Untuk terus melestarikan keberadaan warisan budaya Lampung dan menjaga kecintaan masyarakat terhadap kearifan lokal, tim PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bandar Lampung (UBL) melatih para penapis pemula yang ada di Desa Negeri Katon kabupaten Pesawaran.

Ketua tim pelaksana PKM UBL, Soewito menjelaskan dengan dilatihnya para penapis-penapis pemula ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kecintaan mereka akan budaya asli Lampung khususnya pada kain tapis yang menjadi kain kebanggaan warga Lampung

‘’Saya berharap para generasi penerus yang bergabung pada kegiatan ini dapat terus melestarikan peninggalan generasi para leluhur yang sudah ada dan menjaga kearifan lokal di provinsi Lampung’’ Ujar Soewito Sabtu (19/12).

Ditambahkannya, Selain diharapkan mampu mempertahankan kebudayaan asli, para penapis pemula yang langsung diberikan alat tekang oleh UBL, diharapkan bisa menumbuhkan geliat perekonomian.

‘’ Saya yakin perkembangan kain tapis akan semakin berjaya di kancah nasional hingga ke internasional dan ini akan menjadi peluang yang sangat baik baik para pengrajin kain tapis dari segi ekonomi nya” Tukasnya.

Baca Juga  Meski Pandemi C-19, Jelang Idul Fitri Pusat Perbelanjaan Di Pringsewu Mulai Ramai

Sementara itu, mitra PKM dari Tapis Jejama, Redawati menyambut baik kehadiran UBL dalam mengedukasi dan memberikan alat penekang kepada para penapis pemula di Desa Negeri Katon.

‘’Kami sangat mendukung sekali kegiatan seperti ini dan terbuka kepada seluruh pihak yang untuk bersama-sama bersinergi dalam menumbuhkan kecintaan masyarakat pada budaya lokal”Ungkapnya.

Harapnya, hasil dari kegaiatan yang sudah dilakukan ini maka para penapis pemula ini dapat semakin produktif utk melakukan kegiatan menapis yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Baca Juga  Praktisi Dental Sebut Kebiasaan Gosok Gigi Masyarakat Turun Saat Pandemi

“Dengan begitu, pelestarian budaya lokal yakni kain tapis tetap dapat diteruskan dari generasi ke generasi dan dapat membawa dampak pada peningkatan pada aspek kesejahteraan masyarakat” Pungkasnya.(Sabda)

News Feed