Metro, etalaseinfo.com (SMSI) – Tumpukan material bangunan drainase yang mengakibatkan akses lalulintas tersebut tertutup di jalan Wanabakti 4 Kelurahan Margorejo, Kecamatan Metro Selatan kini kembali dibuka. Sabtu (12/06/2021)
Sekira pukul 09.34 WIB sejumlah pekerja tampak menyingkirkan material agar dapat dilintasi pengendara. Selain itu, sejumlah pekerja juga terlihat mulai mengerjakan proyek drainase tersebut.
Direktur CV Ghaly Prima Mandiri, Jiki Afrizal menyampaikan, material pasir dan batu tersebut ialah untuk pembangunan proyek drainase yang bersumber dari dana APBD Kota Metro tahun 2021.
“Proyek ini pembangunan saluran drainase sepanjang 258 meter dengan kontrak kerja senilai Rp134.575.000, pelaksaannya 60 hari kalender kerja. Dikerjakan oleh CV Ghaly Prima Mandiri. Proyek drainase ini type 50 yang artinya dengan kedalaman 50 centimeter lebar 90 centimeter,” kata Jiki saat dikonfirmasi di lokasi proyek.
Jiki mengaku, sebelumnya telah mengingatkan para pekerja untuk menurunkan material tanpa menggangu arus lalulintas. Namun, material turun malam hari sehingga luput dari pengawasan.
“Material diturunkan malam hari tanpa sepengetahuan pengawas dan pekerja. Kemudian, pada prinsipnya kami selalu meminta pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa menggangu arus lalulintas,” lanjutnya.
Jiki juga mengatakan, seluruh material kini disingkirkan agar tidak menggangu arus lalulintas. Proyek drainase juga mulai dikerjakan.
“Hari ini sudah mulai disingkirkan semua, dan tukang sudah kita minta untuk menggeser material. Sekarang kendaraan khususnya motor sudah bisa lewat, untuk mobil sementara dialihkan melewati jalan Wanabakti 3, karena jalan Wanabakti 4 ini sempit,” jelasnya.
Kemudian, pihaknya juga memasang pemberitahuan di masing-masing ujung jalan Wanabakti 4, Margorejo, Metro Selatan.
“Di ujung-ujung jalan Wanabakti 4 sudah kita pasang plang pemberitahuan bahwa kendaraan roda empat belum dapat melintasi jalan karena ada pembangunan saluran drainase, namun untuk kendaraan roda dua bisa melintas lancar,” ungkapnya.
Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat adanya pembangunan. Ia berharap sinergitas warga agar pembangunan dapat berjalan sesuai dengan harapan.
“Atas ketidaknyamanan lantaran material sempat menghambat arus lalulintas, kami memohon maaf kepada masyarakat. Mudah-mudahan proyek segera selesai dan warga dapat menikmati pembangunannya,” tandasnya. (Di)










