oleh

Material Longsor Tutup Sejumlah Ruas Jalan di Kecamatan Semaka Tanggamus

LAMPUNG1.COM, Tanggamus – Sejumlah ruas jalan di Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus tertutup material longsor akibat Banjir bandang yang terjadi Rabu malam (30/9/2020).

Pantauan dilokasi, terdapat empat titik material longsor diantaranya 2 titik di Pekon Way Kerap dan dua titik berada di Pekon Sedayu.

Adapun titik terparah berada di simpang Pekon Sedayu dimana material longsor setinggi 1,5 meter beserta batang-batang kayu menutup penggal jalan tersebut.

Kemudian titik selanjutnya tanjakan Sedayu juga terpantau tertutup material
longsor menutup beberapa titik dan jalan tersebut hanya terjangkau sepeda motor sementara mobil tidak dapat melintas.

Baca Juga  Bahas Pembinaan Wilayah Pencegahan & Penanganan Covid-19, Pemkab Pringsewu Gelar Rapat Terbatas

Akibat tertutupnya penggal jalan tersebut, jalan lintas barat sementara tidak dapat di lalui dan sementara arus lalu lintas yang akan menuju Pesisir Barat dialihkan ke jalan lintas tengah atau sementara memasuki kantong parkir.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi, S. SH mengatakan, longsor terjadi pada sekitar pukul 20.00 Wib tepatnya di wilayah Pekon Sedayu Kecamatan Semaka tepatnya di KM 125.

Baca Juga  Wabup Pesisir Barat Ikuti Upacara Memperingati Harkitnas Ke-113 Tahun 2021 secara Virtual Meeting

“Pada saat ini, Polri, TNI, BPBD, Basarnas dan unsur terkait telah berada di lokasi guna melakukan evakuasi memberaihkan puing-puing yang bisa diangkat secara manual,” kata Iptu Rudi di lokasi kejadian.

Kasat menghimbau kepada masyarakat dari arah Bandar Lampung menuju Pesisir Barat agar mencari rest area terdekat atau kantung-kantung parkir. Demikian juga sebaliknya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah Pekon sempat terendam Banjir antara lain Pekon Sedayu, Waykerap, Sukaraja, Kacapura, Bangunrejo dan Kanoman.

Baca Juga  UPTD SMP Negeri 1 Metro Menjadi Pilot Project Program Sekolah Siaga Kependudukan Kota Metro 2021

Belum diketahui jumlah rumah warga tergenang maupun kerugian, sebab masih dalam pendataan pemerintah Kabupaten Tanggamus.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Pekon Sukaraja Boimin bahwa di wilayahnya sekitar 100 rumah warga sempat tergenang. Bahkan akibat jebolnya tanggul di pekon setempat terdapat pemakaman yang tergenang hingga beberapa mayat muncul ke permukaan. (RED/LP1)

News Feed