oleh

Call Center 112 Diskominfo Lampung Barat Siap Tangani Laporan Covid-19

Lampung Barat, etalaseinfo.com (SMSI)  –  Call Center 112 Kabupaten Lampung Barat yang di bentuk sejak tahun 2018, selama masa pandemi covid 19 ini, menjadi nomor layanan resmi untuk masyarakat yang memerlukan bantuan dan informasi covid 19, disamping menangani  laporan keadaan darurat lainya seperti kebakaran, huru hara dan bencana alam.

Hal itu dikatakan langsung Kepala Dinas Komunukasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Barat (Lambar), Padang Priyo Utomo SH., di ruang kerjanya, Kamis (29/07/2021).

“Selain menangani laporan keadaan darurat seperti kebakaran, huru hara dan bencana alam, di masa pandemi Covid-19 call center 112 ini menjadi layanan resmi untuk masyarakat yang memerlukan bantuan dan informasi terkait covid-19,” Ungkap Padang PU, sapaan akrab Kadis Kominfo di bumi beguai jejama sai betik itu.

Layanan 112 ini, lanjut Padang, sangat mudah diakses dan tidak memerlukan biaya sama sekali (gratis bebas tanpa pulsa), untuk menghubungi petugas call center 112 cukup hanya dengan menekan nomor layanan “112” dan petugas yang berjaga selama 24 jam siap melayani.

Baca Juga  Jelang Buka Puasa Polres Tulangbawang Barat Gelar Patroli Sore di Tempat Jajanan Takjil

Selama masa pandemi Covid-19 ini, operator call center menerima banyak laporan tentang keluhan Covid-19 yang kemudian tindak lanjutnya langsung dilaporan kepada satgas Covid-19 yang terintegrasi dengan layanan ambulan hebat serta puskesmas yang ada diseluruh Kabupaten Lampung Barat.

“Diketahui sampai saat ini, Call center 112 setiap hari menerima sebanyak 50 panggilan, dengan persentase 10% persen
terkait pengaduan penanganan covid-19, 20% pengaduan tentang kegawat daruratan dan 70% nya berupa panggilan
laporan palsu (prank),” jelasnya.

Baca Juga  Abidin Terpilih Pimpin APDESI Pringsewu Pada Muscab III

Padang menuturkan, kendala yang dihadapi oleh petugas operator 112 selama ini masih banyaknya masyarakat yang
belum memaksimalkan layanan tersebut dengan baik sesuai penggunaannya.

“Kendala yang dihadapi saat ini, masih banyak masyarakat yang menyalahgunakan panggilan 112 ini, contohnya ya
banyak laporan palsu atau bisa dibilang prank,” pungkasnya.(Kf-Kub-J)

News Feed