oleh

Jalan Tanjung Bintang Lampung Selatan Rusak Parah

 

Saibumi.com, LAMPUNG SELATAN – Jalur utama penghubung Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan sepanjang kurang lebih 10 Km tepatnya mulai dari masuk Jalan Ir. Sutami ke arah Jalan Raya Serdang hingga Pasar Induk Tanjung Bintang rusak berat dan banyak berlubang. Tak pelak kondisi tersebut, dikeluhkan ratusan pengendara yang tiap harinya melintas jalan tersebut.

Kondisi jalan yang sempit, juga membuat pengendara kesulitan untuk melintas. Kondisi ini semakin diperparah, apabila jika ada kendaraan mobil-mobil besar melintas jalan tersebut membuat kemacetan panjang.

Baca Juga  Walikot Metro Minta RS Ahmad Yani Tingkatkan Kualitas Pelayanan Bagi Masyarakat

Makin parah lagi, saat hujan deras mengguyur kawasan Tanjung Bintang membuat jalan tersebut terjadi kubangan seperti sawah. Bahkan untuk di titik tertentu, sering terjadi Banjir hingga setinggi lutut orang dewasa akibat tidak adanya drainase disekitaran jalan

Robi warga yang tinggal disekitaran pinggiran jalan mengaku saat hujan deras, sering terjadi Banjir dan masuk ke pemukiman warga. Bahkan di lokasi jalan, juga sering terjadi kecelakaan dan banyak pengendara terjatuh akibat terpeleset.

Baca Juga  Wakil Bupati Pringsewu Fauzi Tinjau Bedah Rumah 2 Warga Pujodadi

“Iya sering kecelakaan disekitaran sini, karena jalan licin. Apalagi kalau berbarengan dengan kendaraan besar lewat, banyak yang kelabakan pengendara motor terutama ibu-ibu. Harapannya ya semoga pemerintah segera memperbaikinya,” kata Robi seperti dilansir lampungpro.co jaringan Siberindo.co.

Sementara itu, Wawan pengendara motor asal Merbau Mataram yang tiap harinya melewati jalan tersebut, juga turut prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Terlebih jalan itu merupakan penghubung ekonomi masyarakat di tiga kecamatan dan bahkan terhubung ke Lampung Timur.

Baca Juga  Parosil Peroleh Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka Geser Gubernur Jawa Barat

“Iya turut prihatin dengan kondisi jalannya, padahal Bupatinya dari Tanjung Bintang, tapi malah belum ada perbaikan. Tolong pemerintah mohon perbaikannya,” ujar Wawan.

Dari informasi yang dihimpun Lampungpro.co berdasarkan cerita warga sekitar, jalan tersebut terakhir diperbaiki pada tahun 2015 lalu. Namun saat itu, perbaikannya dinilai kurang layak untuk dilewati kendaraan-kendaraan besar tiap harinya. Dari pantauan disepanjang jalan, beberapa titik ada yang rusaknya bervariasi. (Andi)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed