oleh

Ini Penyebab Longsor Perumahan Elit Citraland Bandar Lampung

 

Saibumi.com, Bandar Lampung – Dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas Bandar Lampung (UBL), Hery Riyanto dan Tjetjeng Sofjan yang tergabung dalam Tim Ahli Bangunan Gedung (TAGB) Kota Bandarlampung melakukan analisa peristiwa tanah longsor di Citraland yang terjadi pada Selasa (26/1) lalu.

Menurut Hery, hasil analisa penyebab peristiwa longsor di Citraland tidak hanya dikarenakan faktor hujan, tetapi terdapat beberapa faktor lain yaitu teknik penimbunan tanah tidak melalui kajian dan kaidah teknis.

Baca Juga  Pelaku Pengeroyokan Kepala Desa Diringkus Tekab 308 Polres Lampung Timur dan Polsek Marga Tiga

“Kemiringan timbunan tidak memperhitungkan kestabilan lereng, serta pengaman timbunan yang dibuat juga tidak mencapai tanah asli,” kata Hery Riyanto, seperti dilansir RMOLLampung.id, Kamis (28/1).

Seharusnya, kata Hery, teknik penimbunan tanah di sekitar rumah itu dibuat bertingkat antara pertemuan tanah asli dengan tanah timbunan.

“Namun itu tidak, sehingga menjadi bidang gelincir yang akan menimbulkan pergerakan tanah (longsor) jika air tanah meningkat karena hujan,” ujarnya.

Baca Juga  KPU Way Kanan Umumkan Pendaftaran Calon Bupati Dan Calon Wakil Bupati

Lanjutnya, sudut kemiringan lereng seharusnya juga diperhitungkan dengan menggunakan data kohesi tanah, serta adanya pengaman timbunan yang dibuat tidak mencapai tanah asli.

“Sehingga pada saat longsor semua struktur penahan timbunan ikut terbawa longsor,” jelasnya.

Menurutnya, langkah pencegahan agar peristiwa longsor tidak terulang perlu dilakukan analisis untuk bangunan lain disekitar tanah longsor dan daerah lain pada perumahan Citraland yang bangunannya berdiri diatas tanah timbunan, mengenai daya dukung tanah.

Baca Juga  Kapolres Lamteng Konfrensi Pers Pelaku Curas Bawa Senpi Dan Dilumpuhkan Tekab 308 Sat Reskrim

“Dapat diberikan perkuatan pada bangunan sekitar longsor dan daerah lain yang rawan longsor melalui kajian teknis, dan tidak lagi dibangun perumahan pada lokasi longsor dan daerah lain yang rawan longsor,” ujarnya. (Andi)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed