Way Kanan, etalaseinfo.com (SMSI) – Usai menjadi Narasumber pada Acara Saturday Podcast Pascasarjana Universitas Bandar Lampung, selanjutnya Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M menjadi Narasumber pada Acara Dialog Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Sabtu (27/03/2021) di Universitas Muhammadiyah Lampung bersama Rektor UML, Dr. Dalman, M.Pd sebagai Pemantik, Dosen FISIP UML, Zulman Barniat, S.Sos.,M.IP sebagai Keynote Speaker dan Dosen FISIP UML, Martha Putri Utami, T.,M.IP sebagai Moderator.
Dengan mengangkat tema “Pemimpin Muda dan Revolusi Industri 4.0, Peluang dan Tantangan Masa New Normal di Tengah Pandemi Covid-19”, Bupati Adipati dalam paparannya menyampaikan bahwa Pemimpin mendapatkan pengakuan serta dukungan dari bawahannya, dan mampu menggerakkan bawahan ke arah tujuan tertentu. Pemimpin harus memiliki kemampuan (kapabilitas) untuk dapat mengarahkan dan membimbing orang lain atau bawahannya, harus bisa diterima oleh orang lain/bawahan/konstituen (Akseptabilitas) sehingga memperoleh dukungan.
“Kapabilitas diperoleh dengan cara belajar melalui Pendidikan (formal, non formal dan informal), pengalaman, organisasi dan lainnya yang memiliki prinsip Life Long Education (Belajar Sepanjang Hayat) serta Learning By Doing. Sementara Akseptabilitas diperoleh dengan cara membangun komunikasi yang baik dengan semua orang, menjaga amanat (jujur, amanah, tanggung jawab dan dapat dipercaya) yang berprinsip peka terhadap problema sosial/lingkungan dan aspiratif serta solutif”, ujar Bupati Adipati.
Terkait dengan Tantangan Dan Peluang Era Revolusi Industry 4.0, Bupati Alumni Kehormatan IPDN Djatinangor Jawa Barat itu menjelaskan bahwa tantangan Tahun ini aka nada 20,4 Miliar alat yang terhubung dengan internet. Tenaga menusia dengan urusan pekerjaan akan terdegradasi dan secara cepat akan punah, mesin mengambil alih peran manusia (robotik), perubahan teknologi yang semakin cepat, sistem kehidupan yang semakin kompleks dituntut cepat dan efisien serta kebutuhan akan dara meningkat (Big Data) dalam berbagai aspek kehidupan.
“Peluang yang kita miliki yaitu adanya transaksi data dan informasi yang cepat, massif dan global. Data dan informasi yang melimpah menyediakan manfaat besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan ekonomi. Setiap orang memiliki akses yang tinggi untuk terlibat aktif melalui media sosial, Revolusi Industri 4.0 dan kemajuan teknologi informasi menjadi solusi pengurangan penyebaran Covid-19, pekerjaan semakin simple, efisien dan efektif karena komunikasi semakin lancar serta peluang jangkauan berbisnis di era digital yang sangat luas, dengan sistem Promosi yang sangat murah”, lanjutnya.
Selain tantangan dan peluang, kita memiliki kunci keberhasilan memenangkan pertarungan di Era Revolusi Industri 4.0, masih lanjut Bupati kelahiran 15 September 1978 itu, yaitu dipuerlukan kualitas SDM yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah dengan 10 kompetensi yaitu Kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan sistematis, berpikir kritis dan masuk akal, kreativitas untuk menemukan suatu yang unik dan orisinil, kemampuan untuk mengatur orangn atau leadership dan mampu berkoordinasi dan bekerjasama dengan yang lain.
“Kemudian, diperlukan kecerdasan emosional yaitu dapat mengatur, menilai, menerima serta mengontrol emosi untuk diri sendiri dan orang lain. Kemampuan menarik kesimpulan dan mengambil keputusan dalam kondisi apapun, kemauan dan keinginan membantu dan melayani orang lain sebaik mungkin, kemampuan berbicara, bernegosiasi dan meyakinkan orang lain dalam aspek pekerjaan serta kemampuan untuk switch atau pengalihan dalam berpikir sesuai kebutuhan yang diperlukan”, jelas Bupati Adipati.(Hms)










