oleh

Pemuda Natar Jatuh ke Jurang Arter Gunung Betung

Pesawaran – Abdul Rohim (25) warga Dusun Induk Pemanggilan Desa Pemanggilan Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung, terjatuh di jurang Air Terjun Gunung Betung Desa Wiyono Pesawaran, Minggu (27/12/2020)

Korban terjatuh dari tebing berketinggian 10 meter, dan meninggal dunia akibat luka parah di bagian kepala.

Kapolsek Gedongtataan mewakili Kapolres Kabupaten Pesawaran, Kompol Hapran, S.H mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul. 10.30 Wib

Ketika itu korban bersama 3 orang rekannya pergi menuju ke tebing air terjun untuk melihat pemandangan, namun naas korban terpeleset, sehingga korban pun terjatuh ke dasar sungai dan terbentur benda keras.

Baca Juga  Bawaslu Usut M. Nasir Gegara Rp127 Juta, Potensi Pidana & Pembatalan

” Korban mengalami luka Robek pada kepala bagian belakang sebelah kanan, diduga akibat terbentur benda keras,” kata Kapolsek seperti diberitakan sakanews.com group siberindo.co.

Kapolsek menjelaskan, saat kejadian rekan rekan korban sempat berupaya menolong korban yang sudah tergeletak tak sadarkan diri

Saat itu rekan korban membawa korban ke Pos jaga, sayang nyawa korban tak tertolong, sebab sesampai di Pos jaga korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Hj.Riana Sari Djunaidi Kunjungan Kerja ke Pringsewu Dan Bagi Bantuan

Sebelumnya, korban dan ke tiga rekannya berlibur di perkemahan gunung betung pada hari Sabtu 26 Desember 2020 sekitar jam 21.00 wib lalu menginap,

Kemudian keesokan harinya (Minggu) mereka memutuskan akan melihat pemandangan air terjun yang berada di Hutan kawasan Wan Abdurahman Register 19 tersebut.

Naas dalam perjalanan korban terperosok dan terjatuh, hingga membuat korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Pesawaran Dimakamkan Bersamaan dengan Deklarasi Dermawan

“Pihak keluarga Korban sudah menerima bahwa kejadian tersebut adalah murni kecelakaan, dan tidak bersedia apabila korban di lakukan outopsi serta sudah membuat surat pernyataan penolakan di lakukan Autopsi,” ujarnya

Saat ini jenazah korban telah dibawah oleh pihak keluarga untuk dimakamkan, tepatnya setelah dilakukan visum et revertum dari pihak RSUD Pesawaran . (Red)

News Feed