oleh

Sekdakab Pringsewu Buka Kegiatan Survei Usaha Pertambangan di Pringsewu

Pringsewu, etalaseinfo (SMSI)  – Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pendampingan dan fasilitasi survei lapangan terkait pengambilan data pada perusahaan pertambangan, aparat pekon dan tokoh masyarakat Pringsewu.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.Heri Iswahyudi, M.Ag. mewakili Bupati Pringsewu Sujadi di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, Jumat (26/11/21), dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung Ir.Hamartoni Ahadis, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Drs.Samsir Kasim, M.Pd.I., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs.Masykur Hasan, Kabag Pemerintahan Supriyanto, M.Pd., Sekdis PMP Tri Haryono, S.IP, camat dan sejumlah kepala pekon.

Sekdakab Pringsewu mengatakan Pemkab Pringsewu sangat mendukung diadakannya pendampingan tersebut dan berharap melalui pendampingan dan fasilitasi yang diberikan terkait usaha pertambangan di Kabupaten Pringsewu dapat memberikan manfaat besar sebagaimana tujuan yang diharapkan, sehingga potensi sumberdaya alam berupa bahan tambang dan galian yang ada, dapat memberikan dampak positif.

“Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bijaksana agar dapat berkontribusi secara maksimal bagi perekonomian daerah, sementara lingkungan sekitar juga tetap terjaga dengan baik”, ujarnya.

Baca Juga  Anggota Polres Dan Lurah Cek TKP Korban Tenggelam Di Yosorejo Metro Timur

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung Ir.Hamartoni Ahadis, M.Si. mengungkapkan dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, terdapat 3 kabupaten dan kota yang tidak memiliki usaha pertambangan, yakni Lampung Barat, Tubaba dan Metro. “Sedangkan di 12 kabupaten dan kota lainnya, itupun ada yang terdaftar dan ada juga yang tidak terdaftar”, ungkapnya.

Baca Juga  Hindari kebakaran di Lapas/Rutan Kadivpas Lampung Instruksikan Pemeriksaan Seluruh Instalasi Listrik

Terkait riset yang dilakukan pihaknya, terbagi menjadi tiga bagian, yakni pertama adalah para pengusaha, kemudian kedua camat dan kepala pekon, dan ketiga adalah masyarakat. (IH-J)

News Feed