oleh

Ketua SMSI Lampung Minta DPRD Lampung Lebih Transparan Soal Anggaran untuk Media

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung – Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung Donny Irawan meminta DPRD Provinsi Lampung lebih transparan dalam anggaran untuk media. Alasannya, ada pemotongan yang terkesan dipaksakan pada setiap media.

“Ada indikasi pemaksaan dalam pemotongan yang jumlahnya cukup besar,” kata Donny dalam rapat internal dengan sejumlah anggota SMSI Provinsi Lampung di Sekretariat SMSI, Senin, 26 Oktober 2020.

Atas dasar pemotongan tersebut, Donny meminta kepada DPRD untuk memberikan data anggaran untuk media massa yang sebenarnya.

Selama ini dana pencairan wartawan DPRD Lampung untuk perbulannya sebanyak Rp 2,75 juta, Kemudian dipotong menjadi Rp 750 ribu, jadi media hanya merima Rp 2 juta. Namun tidak diketahui untuk apa dana pengurangan tersebut.

Baca Juga  Tingkatkan Mentalitas & Disiplin, Lapas Gunung Sugih Gelar Penyegaran & Penilian Kesamaptaan Bagi Seluruh Petugas

Menurut Donny, di tengah pendemi Covid-10 saat ini, pemotongan yang mencapai Rp750 ribu sangat terasa bagi wartawan.

“Kalau dihitung-hitung Rp750 ribu dikalikan sekitaran 100 media saja sudah mencapai Rp75 juta,” kata Ketua SMSI yang beranggotakan 138 media siber di Provinsi Lampung tersebut.

Sementara itu sekretaris Dewan saat dimintai konfirmasi via chat WhatsApp terkait masalah diatas belum ada jawaban.

Baca Juga  Sekda Dampingi TIM Provinsi Monitoring Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan

Saat rapat internal SMSI (26/10) muncul keluhan dari beberapa media tentang pemotongan yang kesannya tidak jelas. Sekretaris dewan diminta untuk menjelaskan secara trsnsparan, karena di masa pandemi covid – 19 , media siber sangat berat dengan adanya pemotongan yang cukup besar seperti ini. (*)

News Feed