oleh

Diera Pandemi Pembelajaran Secara Daring Jadi Tantangan Tersendiri Bagi Tenaga Didik Di Metro

Metro, etalaseinfo (SMSI)  –  Sulit nya pembelajaran secara daring menjadi tantangan bagi seorang tenaga pendidik. Terlebih, di era pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun terakhir.

Namun, kesulitan bagi pendidik itu kian sirnah lantaran pembelajaran tatap muka (PTM) sudah akan diadakan. Dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi tenaga pendidik serta pengetahuan yang mendalam soal tekhnologi agar dapat menjadi alternatif pembelajaran.

Seorang guru mata pelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 8 Metro, Madiyono mengaku senang mendapat kabar PTM akan di laksanakan.

Baca Juga  Diduga Curi Kotak Amal milik Masjid, Pedagang Sayuran Keliling Diamankan Polsek Pulau Panggung

“Alhamdulillah sebentar lagi PTM sudah bisa kita laksanakan. Sebenarnya banyak kendala yang kami alami sebagai guru mata pelajaran,” ujarnya saat BKPSDM mengadakan sosialisasi Kepegawaian, Senin, 27 September 2021.

Hal senada juga diungkapkan oleh Eka pengajar muatan lokal Bahasa Lampung mengungkapkan kesulitannya dalam pembelajaran secara online terlebih lagi jika sedang ada gangguan sinyal ketika menggunakan aplikasi zoom meeting.

“Kesulitan bagi kami itu soal perangkat yang mendukung pembelajaran online. Mulai dari telepon yang mendukung hingga provider yang siap serta bagus untuk digunakan. Yang sering terjadi jika sedang zoom meeting dan hujan turun. Otomatis itu menjadi penghambat,” kata dia.

Baca Juga  Waka Polres Lamtim Hadiri Conference International Assocition of Women Police (IAWP) 58th di Labuan Bajo

Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Metro, Welly Adi Wantra mengatakan, ditengah pandemi Covid-19 ini tenaga pendidik harus lebih kreatif lagi dalam mengembangkan pembelajaran.

“Dalam waktu dekat harus kita siapkan SDM tenaga pendidik, sekaligus sekolah mempersiapkan sarana dan prasarana yang menunjang PTM agar menjamin keselamatan para murid dan guru,” kata dia.

Dia menjelaskan, ditengah pandemi Covid-19 yang berlangsung cukup lama, Welly merasa telah banyak hambatan yang dirasakan bagi para pendidik. Sehingga dengan meningkatkan kualitas pengajaran untuk mengejar kekurangan-kekurangan yang ada.

Baca Juga  Di Raman Utara, Gulungan Tembaga 38 Kilogram Dicuri Pria Yang Pura-Pura Bertamu

“Ini sangat penting, sebagai bentuk upaya mempersiapkan diri untuk kembali menghadapi pembelajaran yang telah cukup lama digelar secara daring,” ujarnya.

Dia berharap, dengan adanya kegiatan sosialisasi seperti ini akan dapat memberikan suatu edukasi bagi para tenaga pendidik untuk lebih mempersiapkan segalanya agar KBM tatap muka berjalan lancar sesuai rencana.

“Semoga seluruh guru yang ada dapat menjadi tonggak sejarah Kota Metro untuk benar-benar layak menyandang status Kota Pendidikan,” tutupnya.(Yd-D-J)

News Feed