oleh

Gadis Lamtim Diperkosa, Kakeknya Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya

Lampung (Bumi1.com) Seorang gadis Lampung Timur sebut saja AS warga Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur bernasip tragis karena diperkosa oleh dua orang laki – laki yang diduga warga dusun Umbul Buah, yang TKP nya di Desa Karyatani. Senin (27/07/2020).

Perbuatan yang sangat keji dan tidak senono itu dilakukan oleh kedua pelaku yang diduga warga Umbul Buah, pelaku memperlakukan dengan cara sadis dan bengis pada AS sebut saja korbanya.

Korban sebut saja AS (20) tahun saat ditemui Bumi1.com dikediamannya paska kejadian yang menimpa dirinya mengatakan pertama kali saya dijemput di kos-kosan sama pelaku di Desa Pasir Sakti. Lalu dari kosan saya dibawa sama pelaku ke rumahnya yang beralamatkan di Umbul Buah, saya tidak tau persis Kecamatannya namun setau saya masih di wilayah Lampung Timur. “Katanya.

“Setelah itu saya dari rumah pelaku langsung dibawa ke Cafe, tempat minuman yang ada di Desa Mulyosari pinggir jalan Lintas Timur  oleh kedua pelaku itu. “Yang membawa saya dua orang pelaku berinisial Suef sama Jek kedua pelaku itu satu Desa di Umbul Buah.

Baca Juga  Hari terakhir Operasi Zebra Polres Pringsewu Berikan Himbauan Tertib Berlalu Lintas Dan Disiplin Prokes

Lanjut korban, saya kenal sama pelaku belum lama, kenalnya sama pelaku karena saya kerjanya di Warkop di Desa Mulyosari. Saya bekerja di Warkop itu baru satu Minggu terus kenallah sama pelaku. “Jelasnya.

Selain itu, saya diajak ke Cafe tempat minum -minuman di Cafe itulah saya diajak minum tetapi saya tidak mau minum, namun saya dipaksa lalu disuruh minum – minuman akhirnya sayapun minum hingga tak sadar. “Seharusnya setelah dari Cafe, saya dipulangkan dikosan namun saya dibawa sama sipelaku kekebun yang berada di Desa Karyatani Kecamatan Labuhan Maringgai.”Tuturnya.

Pada malam itu sekira pukul 11:30 Wib
saat itu saya tidak sadar dibawa kekebun itu saya dipaksa dan rambut saya dijambak juga dicakar dan disitulah saya diperlakukan tidak senono oleh kedua pelaku tersebut.

Saya sudah berusaha meronta – ronta untuk melakukan perlawanan namun saya dipegangin oleh pelaku serta mulut saya ditutup dan saya ingin berteriak tidak bisa. Setelah kejadian itu saya dibawa ke rumah pelaku, namun saya di terlantarkan sama pelaku dan ditinggalkan disamping rumah sama pelaku pada malam itu juga.

Baca Juga  Pemerintah Kota Metro Gelar Rapat Terkait Ketersediaan Oksigen Rumah Sakit

Masih kata korban, saya semalaman itu saya menangis sampai pagi dan saya dibiarkan begitu saja sama kedua pelaku disamping luar rumahnya. Kedua pelaku itu di dalam rumah tidak menghiraukan saya sendirian diluar rumah yang berada disamping rumahnya pelaku sampai pagi.

Setelah itu kiranya subuh saya menghubungi ibuku melalui telfon suruh menjemputku setelah itu keluargaku datang menjemputku. “Yang jemput langsung 4 orang ibuku bersama nenek, kakek dan  pamanku lalu saya dibawa pulang kerumah.

Saya berharap dan meminta kepada pihak kepolisian agar segera bisa cepat menangkap kedua pelaku itu dan diberikan hukuman yang seadil – adilnya karena telah malakukan perbuatan keji terhadap saya dan sudah melecehkan saya dan kedua pelaku sudah merenggut kehormatan saya, sehingga merusak kehidupan masa depan saya. “Tutupnya.

Baca Juga  Tim I Monitoring PPKM Pantau Kesiapan Posko KTN di Pekon Way Empulau Ulu Lambar

Tarwan kakek korban mengatakan pelaku yang memperlakukan pemerkosaan pada cucu saya itu agar segera ditangkap dan diproses hukum sesuai perbuatanya yang sangat sadis serta tidak manusiawi itu.

Kasus ini sudah saya laporkan kepada pihak kepolisian di Polres sekitar 10 hari lalu namun sampai saat ini belum ada penindakan atau penangkapan dari  pihak kepolisian pada pelaku yang memperkosa cucuk saya. “Kata Tarwan kakek korban.

“Saya berharap dan memohon pada pihak berwajib agar segera secepatnya menangkap pelaku dan diproses secara adil – adilnya. karena merasa cucu saya ini telah direnggut kehormatannya oleh pelaku.

Lanjut kakek korban, yang jelas cucu saya ini merasa traoma dan masa depannya juga sudah  suram belum sikisnya juga. Artinya agar secepatnya pelaku ditangkap, itulah gunanya saya kakek korban mengadu dan melapor kepada pihak kepolisian.”Harapanya.

Intinya harapan saya selaku kakek meminta kepada pihak Kepolisian dan Pemerintah segera bertindak untuk menangkap pelaku secepatnya.”Pintanya. (Roni)

Komentar

News Feed