oleh

Monev Lampung Timur Diduga Hamburkan Uang Negara

Saibumi.com, Lampung Timur – Monitoring dan Evaluasi (Monev), diduga hanya menghamburkan uang negara.

Pasalnya, sesa tetap dapat memproses bahkan mencairkan uang, meskipun diduga fisiknya tidak ada, lalu Monev ‘pura-pura’ atau ada kerjasama.

Menguatkan adanya dugaan tersebut, di wilayah Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Desa Mekar Mulyo yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan, Marsono mengaku dan membenarkan adanya sumbangan dari tiap-tiap tesa sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga  Wakil Bupati Pringsewu Buka Pelatihan Tata Rias Wajah Diikuti 40 Peserta

“Untuk memuluskan proses monitoring dan evaluasi dari Tim Kabupaten (pengamanan),” kata Marsono.

Indikasi pengamanan demi memuluskan proses Monev juga diungkapkan mantan Ketua Tim Monev Kabupaten Lampung Timur, Indra Syafutra.

Menurut Indra, saat melakukan Monev di kecamatan Sekampung, sebagai ketua Tim Monev tidak dapat menerima dan menandatangani segala berkas pekerjaan desa, lantaran tidak sesuai dengan apa yang dianggarkan.
Diduga lantaran hal itu, Indra dipindah tugaskan dari Dinas PMD.

Baca Juga  Sempat Buron 6 Tahun, Pelaku Begal Akhirnya Berlebaran Di Rumah Tahanan Polsek Seputih Mataram

“Iya memang tidak layak, karena banyak pekerjaan yang belum selesai, masamasa’ saya tanda tangani, dan sialnya, kami sibuk melakukan Monev, sementara para kepala desa hanya berkumpul di kediaman Kasi PMD Kecamatan,” urai Indra.

Pelaksanaan program pemerintah pusat melalui program DD itupun terus kembali diduga menjadi bancakan oknum kepala desa, hal serupa tetap kembali terulang.

Lagi-lagi kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur, DD Tahun Anggaran 2020 kembali menjadi sorotan, lantaran masih ada beberapa desa yang tidak menyelesaikan pembangunan fisiknya, sementara anggaran telah diserap dan dicairkan.

Baca Juga  Sebagian Gaji Anggota Dewan Lampung Didonasikan untuk Bencana Alam

Hal itu juga dibenarkan Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lampung Timur, Heri Antoni membenarkan adanya desa yang belum menyelesaikan pembangunanya.
Desa Tri Mulyo dan Desa Giri Kelopo Mulyo.(FR)

 

 

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed