Lampung Timur, etalaseinfo.com (SMSI) – Pengukuran panjang badan dan penimbangan berat badan dilakukan di bulan penimbangan yaitu bulan Februari dan Agustus di seluruh posyandu di Kabupaten Lampung Timur.
Dimana data yang didapat kemudian di input ke dalam Aplikasi e-PPGBM ( Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat)
Tujuan dari pengukuran dan publikasi stunting ini adalah untuk Mengetahui status gizi anak sesuai umur agar pemerintah daerah dapat memantau kemajuan tumbuh kembang anak secara berkala.
Di samping itu juga Pengukuran dan Publikasi ini diharapkan dapat Mengembangkan program/kegiatan yang sesuai untuk peningkatan kesadaran dan partisipasi keluarga, pengasuh, dan masyarakat untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak balita yang optimal.
Hasil pengukuran prevalensi stunting di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten yang merupakan hasil secara secara berkala yang dilaporkan secara berjenjang mulai dari posyandu ke Dinas Kesehatan kabupaten Lampung Timur sebagai bahan untuk Meningkatkan efektivitas penentuan target layanan dan pengalokasian sumber daya.
Berdasarkan data e-PPGBM sampai bulan Agustus 2020 prevalensi stunting di kabupaten Lampung Timur yaitu sebesar 5,7 persen. .Kecamatan dengan persentase stunting yang masih tinggi ada di Kecamatan Bumi Agung sebesar 17,1 % kemudian Way jepara 13,6 % dan Margototo sebesar 13,.3% Sedangkan Kecamatan dengan kasus stunting terendah terdapat di Kecamatan Bandar Sribawono yaitu dengan prevalensi sebesar 0,2%.(Kmf-Yus)










