Saibumi.com, KULONPROGO – Kecalakaan laut atau lakalaut kembali terjadi di wilayah Kulonprogo. Kali ini menimpa ibu dan anak warga Kedungkarang, Mertoyudan, Magelang. Keduanya digulung ombak Pantai Congot, Jangkaran, Temon, Kulonprogo, Selasa (23/3). Beruntung, nyawa keduanya berhasil diselamatkan tim SAR dan TNI Angkatan Laut.
Menurut keterangan, dua korban yang diselamatkan Tim SAR gabungan adalah Turiyah (38) dan Sania (10). Mereka terseret ombak saat berada di muara Sungai Bogowonto, kawasan Pantai Congot.
Menurut keterangan, peristiwa ini bermula saat sekeluarga yang terdiri dari pasangan suami istri Nurul Huda (35) dan Turiyah (38) berkunjung ke kawasan wisata Pantai Congot bersama dua orang putrinya, Sania (10) dan Sabrina (11). Mereka tiba sekira pukul 07.30 WIB dan langsung menuju muara Sungai Bogowonto.
“Nurul Huda kemudian memancing ikan di kawasan tersebut, sementara dua anaknya yakni Sania dan Sabrina bermain air,” kata Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry seperti diberitakan harianmerapi.com jaringan Siberindo.co.
Tak berselang lama, tiba-tiba ombak besar datang. Sania dan Sabrina tak melihat ancaman bahaya ini. Mereka tetap asik bermain di tepi laut. Tak berapa lama, hantaman ombak besar menyeret tubuh Sania ke tengah muara. Melihat kejadian itu, ibu Sania yakni Turiyah bergegas memberikan pertolongan. Dia masuk ke air dan bermaksud menarik tubuh buah hatinya itu. Namun tanpa disangka, ia justru ikut terbawa arus ke tengah lautan.
Kejadian itu diketahui petugas jaga Pos TNI AL yang memang tengah mengawasi sekitar lokasi. Dua petugas TNI AL langsung memberikan pertolongan bersama sejumlah pekerja proyek di sekitar lokasi kejadian. Mereka kemudian diselamatkan sebelum hilang. Kondisi kedua korban cukup lemas karena berjuang melawan gulungan ombak.
“Sania dan Turiyah berhasil dibawa ke tepi muara. Keduanya dilarikan ke Puskesmas Temon II untuk mendapat penanganan medis,” ujar Jeffry. Dia menambahkan, kondisi keduanya kini sudah membaik tanpa mengalami luka serius. Kasus lakalaut ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir di Kulonprogo. Sebelumnya pada akhir pekan lalu, seorang bocah SD ditemukan tewas dihantam ombak muara Sungai Serang di kawasan Pantai Glagah. “Kami sangat mengimbau kepada semua warga untuk waspada dan hati-hati saat bermain atau berwisata ke pantai,” tandasnya.
Saibumi.com jaringan Siberindo.co








