Saibumi.com, KEBUMEN – Pasar Jedod, pasar desa di Tanggulangin yang kian hari makin sepi. Kualitas pasar menurun. Pada masa kepemimpinan Kepala Desa Kasimin dibangunlah Taman Jedod. Dimaksudkan untuk menghidupkan kawasan Pasar Jedod.
Dikatakan Purwadi, Ketua Karang Taruna Tanggulangin, Taman Jedod dibuka sejak dua tahun yang lalu. “Taman ini didirikan guna membangun Tanggulangin khususnya di sektor ekonomi dan pariwisata,” kata Purwadi, Minggu, 27 Maret 2021.
Berlokasi di Dusun Putat, Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen, taman ini strategis dan mudah dijangkau. “Lokasi kebetulan sangat dekat sama kantor kepala desa Tanggulangin,” imbuh alumni STIE Putra Bangsa Kebumen seperti dilansir wiradesa.co jaringan Siberindo.co.
Taman Jedod cukup ramai ketika sore hari. Menurut Purwadi yang juga menjabat sebagai ketua karang taruna binaan Djarum di Kecamatan Klirong, Taman Jedod akan dijadikan sebagai sarana menghidupkan desa.
Di dalamnya, terdapat beberapa stan makanan. Pengisinya ada yang dari karang taruna, Bumdes serta warga sekitar.
Interaksi antara satu dengan lainnya kini lebih meningkat. Semua dapat menjajakan dagangan di Taman Jedod ini. Tak hanya itu saja, pengunjung dapat berduduk santai di sana sambil menikmati aneka jajanan. Adapun jenisnya antara lain ayam goreng, cilok, mie ayam dan lain sebagainya.
Taman Jedod menjadi salah satu potensi unggulan bagi Desa Tanggulangin. Apabila warga bisa mengelola, maka semuanya dapat lebih berkembang dan maju. Diharapkan, potensi Tanggulangin dapat makin dikenal masyarakat luas karena punya daya tarik khas.
Saibumi.com jaringan Siberindo.co








