Liwa, etalaseinfo.co.id (SMSI) – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Lampung Barat Masa Bhakti 2021-2026 yang dilaksanakan di lingkungan Sekolah Kopi Pekon Sukajaya, Kecamatan Sumber Jaya, Rabu (22/12/2021).
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) HKTI Provinsi Lampung, Ir. Umar Ahmad yang juga Bupati Tulang Bawang, Mantan Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat Riyadi, Dandim 0422/LB Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo, Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat, Camat Sumber Jaya, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.
Melalui sambutannya, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta HKTI dapat menjadi mitra Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Barat dan mitra petani serta pemangku kepentingan lainnya dalam membangun dan memajukan pertanian di Kabupaten Lampung Barat.
Hal itu lantaran HKTI merupakan salah satu organisasi profesi yang bergerak dan memperjuangkan kepentingan para petani.
“Saya harapkan juga HKTI dapat menjadi mitra Pemerintah Daerah dan mitra petani serta pemangku kepentingan lainnya dalam membangun dan memajukan pertanian di Kabupaten Lampung Barat,” ugkap Parosil.
Dengan segenap kemampuan yang dimiliki oleh HKTI, seperti kemampuan dalam penguasaan teknologi, kemampuan mengakses permodalan, kemampuan manajemen dan lain sebagainya, Parosil percaya HKTI mampu memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Lampung Barat.
PAC HKTI se-Lampung Barat itu dilantik langsung oleh Ketua DPC HKTI Lampung Barat Edi Novial yang sebelumnya diawali pembacaan SK tentang pengangkatan PAC HKTI.
Pada sesi acara, dilakukan penyerahan secara simbolis berupa tank semprot kepada PAC se-Lampung Barat yang dilakukan oleh DPD HKTI Provinsi Lampung, Ir. Umar Ahmad, DPC HKTI Kabupaten Lampung Barat Edi Novial dan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus selaku Dewan Penasehat HKTI Lampung Barat.
Atas nama pemerintah dan pribadi, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengucapkan selamat kepada pengurus PAC HKTI yang baru saja dilantik.
“Semoga dengan telah dilantiknya saudara menjadi pengurus HKTI dapat memberikan karya nyata dan sumbangan pemikiran yang terbaik dalam rangka membangun dunia pertanian pada umumnya dan Kabupaten Lampung Barat pada khususnya,” harapnya.
Pada kesempatan itu, Parosil mengingatkan kepada segenap jajaran HKTI yang baru saja dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya, serta berperan dalam fungsi peran yang dapat lakukan.
“Fungsi pembinaan, yaitu memberikan pembinaan dan bimbingan kepada para petani dalam berbagai aspek kegiatan, sehingga para petani mampu meningkatkan produksi dan pendapatan serta kesejahterannya, dan memberikan motivasi kepada para stake holder di bidang pertanian, sehingga mampu menggairahkan berbagai kegiatan yang terkait dengan pembangunan pertanian,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Cabang HKTI Lampung Barat, Edi Novial S.Kom., yang juga Ketua DPRD Lampung Barat, ia merasa bangga, pasalnya pelantikan PAC HKTI Kabupaten Lampung Barat tersebut dapat dihadiri langsung oleh Ketua DPD HKTI Provinsi Lampung, Ir. Umar Ahmad yang juga merupakan Bupati Tulang Bawang.
“Ini salah satu semangat untuk pengurus yang sudah dilantik agar tetap solid bergerak, berkontribusi dan bersinergi dengan Pemerintah Lampung Barat, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan dan pekon.
Guna memajukan di bidang pertanian dan perkebunan,” ungkap Edi Novial.
Kepada PAC HKTI yang baru dilantik, Edi Novial berharap hal itu dapat menjadi ajang silaturahmi dan diskusi agar HKTI Lampung Barat semakin mantap sesuai jargon Lampung Barat PM (Petani Milenial).
Edi Novial menjelaskan, prosesi pelantikan PAC HKTI di Lampung Lampung Barat itu tergolong pelantikan yang sukses. DPC Lampung Barat merupakan konsolidasi pertama di Provinsi Lampung.
Edi mengatakan terdapat empat poin yang ia sampaikan kepada jajaran PAC HKTI yang telah dilantik. Pertama, agar konsolidasi tidak qberhenti di tinggkat PAC saja, akan tetapi tetapi harus sampai ke kelompok tani dan pelaku usaha tani.
“Kedua, sebagaimana kita harus mampu berkomunikasi terhadap semua pihak Pemerintah Kabupaten sampai ke Pekon,” jelasnya.
“Ketiga, mampu melakukan rekayasa sosial upaya pemerintah memperkenalkan kopi robusta kepada dunia. Karena khususnya Lampung Barat ini salah satu penghasil biji kopi terbaik,” lanjutnya.
“Keempat, meningkatkan kualitas petani. Petani bukan hanya petani kopi saja, tetapi petani sayur, ikan dan perternak,” tambahnya.
Edi berharap, PAC HKTI dari 15 kecamatan yang sudah dilantik harus bisa ambil peran penting dan mendukung apa langkah dan program Pemda Lampung Barat. (Kmf)










