LAMPUNG1.COM,PESAWARAN- Road Indonesia Dreams Come True Cup (IDTC) Regional Lampung melirik potensi daerah, melalui penggalian potensi bakat anak lewat kompetisi persepakbolaan seperti halnya dari Desa Trimulyo satu diantara di Kabupaten Pesawaran.
Ketua Regional Lampung IDTC Khusus Pengembangan Persepakbolaan usia dini, menyebutkan mereka iru adalah
Tio dan Salman merupakan satu tim Bina Mulya FC dibawah anak asuh Kepala Desa Trimulyo Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran.
” Meski sebelumnya akan diberangkatkan satu tim, namun itu mereka dari Pak Kadesnya memutuskan kedua anak tersebut untuk berlaga ke Bali, tepatnya 2021, Maret mendatang,” terang Siddik Kurdi kepada Lampung1.com, Selasa (22/12/2021).
Menurutnya, mereka itu dari SSB Bina Mulya FC, Rio dan Salman yang akan diberangkatkan ke Bali, pada Maret 2021 mendatang, Dari hasil seleksi penjaringan di Bandarlampung. Itu sudah terbukti.
” Benar, mereka telah melakukan penjaringan seleksi melalui berbagai kompetisi jadi sudah terbukti tentu saja akan diberangkatkan maret mendatang,” jelasnya.
Karena itu, sambung Siddik, sudah menjadi target dalam penjaringan atlet lewat potensi anak-anak yang punya talenta, lebih dominan ke anak-anak desa.
” Kenapa demikian, karena anak-anak desa ini enggak pernah tersentuh sehingga dengan adanya IDCT masuk desa,” ungkapnya.
Maka dari itu, lanjut Siddik, anak-anak usia dini ini bisa bermain sepakbola di kancah nasional, apalagi sepakbola anak-anak sudah menjadi industri sepakbola.
” Kegiatan itu kita bertujuan untuk membangun potensi desa dan tentu saja mengangkat potensi daerahnya,” terang dia.
Seperti halnya ujar Siddik, kompetisi yang dilaksanakan di Desa Trimulyo, Kecamatan Padang Cermin, tepatnya Kabupaten Pesawaran, salah satunya menanggulangi kenakalan remaja dan lain sebagainya.
” Dengan harapan bisa berguna bagi masyarakat terutama meningkatkan produktivitas ekonomi desa, terlebih untuk pemulihan ekonomi masyarakat di masa pandemi,” tuturnya.
Untuk itu, tambah Siddik, kegiatannya pun tetap dengan penerapan protokol kesehatan yang diberlakukan oleh relawan Covid-19 bila tak menaati akan kenai sanksi teguran oleh tim relawan covid-19.
” Baik penonton, pelatih maupun warga yang menyaksikan tetap terapkan 3 M terutama jaga jarak antar penonton, tetap jaga kesehatan, meskipun daerah tersebut masuk zona hijau,” pungkasnya.. (Din).










