Lambar, etalaseinfo (SMSI) – Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat (Lambar) Hi. Parosil Mabsus – Drs. Mad Hasnurin (PM) meninjau pembangunan ruas jalan penghubung Pekon Sukabanjar – Pekon Ujung Rembun, Kamis (21/10/2021).
Pada peninjauan tersebut, Bupati Lambar Parosil Mabsus yang akrab disapa (Pak Cik) itu mengatakan jika pembangunan ruas jalan tersebut mencapai hingga 7 Km lebih, namun di tahun 2021 baru terealisasi 5,2 Km, dan sisanya akan dilanjutkan di tahun 2022 mendatang.
“Hari ini Bupati dan Pak Wakil Bupati meninjai ruas jalan Pekon Sukabanjar menuju Pekon Ujung Rembun yang ada di Kecamatan Lumbok Seminung. Ini panjangnya kurang lebih 5,2 KM, sebenarnya berkisar 7 KM lebih, namun sisanya akan ditangani tahun 2022,” ungkap Bupati.
Bupati Parosil pada kesempatan tersebut didampingi Wakilnya, Drs. Mad Hasnurin, Kepala Dinas PUPR, Sudarto serta Sekretaris Dinas Kominfo Lambar, Indrayani.
Parosil menuturkan ruas jalan tersebut sangat strategis, mengingat jalan tersebut ialah jalan alternatif yang menghubungkan antara Kabupaten Lampung Barat – Kabupaten Pesisir Barat dan Provinsi Bengkulu.
“Ruas jalan ini sangat strategis karena menghubungkan Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat, termasuk juga Provinsi Bengkulu,” tuturnya.
Kendati demikian, Parosil berharap kepada pemerintah pusat yang dalam hal itu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan dapat segera memberi izin terkait lanjutan ruas jalan provinsi yang menghubungkan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Bengkulu.
“Besar harapan Pak Bupati tentu pada pemerintah pusat dalam hal ini kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan dapat memberikan izin terkait dengan lanjutan penanganan ruas jalan provinsi, yaitu Lumbok – Melesom atau Lemong,” harapnya.
Jika dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan dapat segera merealisasikan terkait izin pembangunan ruas jalan tersebut, Parosil menegaskan akan adanya percepatan pengembangan pariwisata, baik yang ada di Kabupaten Lampung Barat maupun yang ada di Kabupaten Pesisir Barat.
“Kalau ini tuntas bisa ditangani, ini percepatan roda perekonomian dan juga pengembangan pariwisata baik yang ada di Lampung Barat maupun yang ada di Pesisir Barat termasuk juga Provinsi bengkulu,” jelasnya.
“Kami sangat optimis kedepan dapat menggeliatkan roda perekonomian dan pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata yang ada di Provinsi Lampung dan juga Provinsi Bengkulu,” ucapnya.
Sekali lagi, lanjut Parosil, ia berharap kepada pemerintah pusat dapat segera memberikan perhatian dengan usulan yang sudah sejak tahun 2004 silam.
“Tahun 2004 itu sudah ada perencanaannya, tinggal sekarang ini keputusan dan diskusi dari kementerian. Kalau dari kementerian sudah mendapatkan izin, kami optimis dari pemerintah provinsi bisa menyetujui dan bisa mengalokasikan anggaran penanganan ruas jalan penghubung Lampung Barat – Pesisir Barat,” paparnya.
Ruas jalan tersebut dapat menjadi jalan alternatif, mengingat Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat merupakan daerah bencana longsor. Jelas Bupati.
“Ini ruas jalan alternatif, karena Kabupaten Lampung Barat – Pesisir Barat ini daerah yang sangat rawan terjadinya bencana longsor, ini bisa menjadi jalan alternatif,” pungkasnya.(Kf-Kub-J)










