oleh

Orang Ini Ingin Lestarikan Makanan Khas Lampung

 

Saibumi.com, Bandar Lampung – Tak dipungkiri, Lampung kaya kuliner. Namun, agak sulit terutama di Kota Bandarlampung yang menjual makanan khasnya. Apalagi diracik dan diolah juru masak yang orang Lampung asli.

Sebagai orang Lampung asli, Alfian miris dengan fenomena itu. Namun, Bang Yan, sapaannya, juga melihat adanya peluang usaha di Kota Bandarlampung.

Bang Yan, yang menggeluti usaha kuliner khas Lampung di tempat asalnya, Menggala, Kabupaten Tulangbawang, lalu memutuskan hijrah dari Tulangbawang ke Bandarlampung. Tekadnya, melestarikan makanan khas Lampung, khususnya Menggala.

Baca Juga  Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021

Awal 2021 ia membuka cabang Rumah Makan Menggala Ikan Bakar Gabus Bang Yan di Jalan Basuki Rahmat, persis di sebrang Rumah Sakit A. Dadi Tjokrodipo, Bandarlampung.

Sejak 2008 ia sudah membangun Rumah Makan Menggala itu di Tulangbawang. Namun, ia merasa tak puas. Ia ingin mengenalkan makanan khas Lampung Menggala ini ke lebih banyak orang.

“Terutama gabus bakar, pindang baung, seruit dan lalapannya,” ujarnya, seperti dilansir Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (20/2).

Baca Juga  Bupati Lamteng Musa Ahmad Pantau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi di Kecamatan Terbanggi Besar

Itu adalah menu utamanya, bahan-bahan pokok seperti ikan gabus, ikan baung dan lalapan dari hutan seperti kedondong hutan dan umbut rotan (rotan yang masih muda) didatangkan langsung dari Menggala.

“Biar semua orang bisa merasakan makanan khasnya orang Menggala,” ujar pria kelahiran 1971 ini.

Bang Yang kemudian mengajarkan bagaimana membuat Seruit. Sambal terasi dimasukkan ke mangkuk kosong, kemudian ditambahkan tempoyak atay durian fermentasi, sayuran rebus, dan ikan gabus bakar.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Pemprov Lampung Terima Bantuan 60 Ribu Masker dari Satgas BUMN

Bagi yang suka, kata Bang Yan, biasanya ditambahkan sedikit kuah pindang baru kemudian diaduk hingga semuanya tercampur.

Selain menu utama ikan-ikan air tawar, ia tetap menyediakan berbagai menu seperti ayam, seafood dan pelengkap lainnya.

Menurutnya, mayoritas pengunjung yang datang juga mengharapkan makanan sehat rendah kolesterol tapi tetap nikmat.

Ayah empat orang anak ini berharap, makanan khas Lampung dapat lebih dikenal, bukan hanya di Lampung tapi juga nasional.

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed