oleh

Zona Merah, Langgar Prokes di Lampung Dikenai Denda Jutaan Dan Kurungan

 

Saibumi.com, Bandar Lampung – Pemprov Lampung akan menindak pelanggar protokol kesehatan (Prokes) di delapan zona merah kabupaten/kota. Dendanya, uang jutaan dan kurungan.

Delapan kabupaten/kota zona merah tersebut, yakni Kota Bandarlampung, Lampung Barat, Lampung Timur,  Lampung Utara, Lampung Selatan, Tanggamus, Metro dan Pringsewu.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Qodratul Ikhwan mengatakan berdasarkan hasil rapat telah disepakati bahwa penindakan pelanggar protokol kesehatan akan dimulai secara lebih efektif  hari ini.

Baca Juga  Pembatasan Bepergian Keluar Daerah dan Cuti Bagi ASN Selama NATARU, Bupati Adipati Terbitkan SE

“Sanksi merupaka penegasan Perda No.3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,” katanya, Rabu (20/1).

Ia melanjutkan untuk tindak tegas atau sanksi yang diberikan nanti sesuai dengan Perda AKB  yakni sanksi bagi perseorangan berupa teguran, kerja sosial, daya paksa polisional hingga denda dan  kurungan pidana.

“Jadi kalau adik-adik ini tidak memakai masker mohon maaf nanti saya tilang,” katanya seperti dilansir RMOLLampung.id.

Baca Juga  Ketua TP PKK, Ny. Dessy Adipati Hadiri Vaksinasi Bagi Ibu Hamil Di Puskesmas Negeri Agung Way Kanan

Kemudian, untuk penanggungjawab kegiatan/usaha, akan dikenakan sanksi teguran, pembubaran, pencabutan izin hingga denda maksimal Rp5 juta termasuk ancaman penjara maksimal satu bulan (denda Rp15 juta).

Menurut Qodratul, penindakkan akan dilakukan dalam dua pekan yang berkerjasama dengan  penegak hukum yakni TNI/Polri, Polda Lampung dan Satpol-PP.

Kemudian diakhir penindakan akan dievaluasi bersama Dinas Kesehatan Lampung.

Baca Juga  Kapolres Lamteng Dampingi Karo Ops Polda Lampung Tinjau Pos Pengamanan Rest Area 172B

“Jadi selama dua minggu kita laksanakan dulu kemudian setelah itu  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung akan menilai semoga saja ada penurunan,” katanya.

Kalau ada penurunan, kegiatan akan ditindaklanjuti lagi. “Kita berharap dengan himbauan dan kesadaran bersama maka ini akan berakhir,” tutupnya.(Andi)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed