oleh

Timbulkan Debu dan Lumpur, Warga Lampung Keluhkan Akibat Bukit di Campang Raya

Saibumi.com, Bandarlampung – Sejumlah kendaraan berat tampak lalu lalang di Jalan Alimudin Umar Campang Raya. Diketahui bahwa truk-truk besar yang lewat tersebut membawa sejumlah tanah hasil penambangan bukit di Campang Raya.

 

Menurut Ahmad (60), warga campang raya menyebutkan jika akibat dari penambangan tanah ini membuat warga di sekitar jalan menjadi resah. Hal tersebut dikarenakan banyaknya debu yang beterbangan hingga masuk ke rumah warga. Selain itu, saat hujan jalanan menjadi becek, berlumpur dan licin.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Buka Sosialisasi Penguatan Dukungan, Komitmen & Monitoring Vaksinasi Covid-19 TNI-Polri

“Dalam sehari bisa sampai puluhan mobil truk yang lewat untuk mengangkut tanah. Biasanya tanah tersebut juga berjatuhan di jalan. Pernah ada pengendara yang jatuh di jalan karena terpeleset, jalannya berlumpur saat hujan,” katanya. Kamis, 18 Maret 2021.

 

 

Ahmad mengatakan bahwa dirinya tidak tahu siapa yang melakukan penambangan tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa penambangan ini tidak bermanfaat bagi warga sekitar. Ahmad menjelaskan bahwa dirinya pernah melaporkan keadaan jalan yang mana banyak tanah berjatuhan di sana namun sampai sekarang belum ditanggapi pemerintah desa setempat.

Baca Juga  Dialog Ketahanan Pangan Banten, Penanaman Pisang, Talas Beneng Dan Porang

“Saya sudah melaporkan Januari kemarin. Saya kirim video kondisi jalan ke Lurah namun belum ditanggapi,” ujar Ahmad.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menindak tegas pelaku penambangan bukit yang ada di Campang Raya tersebut dan juga memperbaiki jalan yang rusak akibat sering dilewati kendaraan besar yang berbeban berat tersebut.

 

Warga lain dengan inisial J (60), mengatakan hal serupa. Bahwa banyak debu beterbangan di toko dan rumah-rumah warga yang ada di tepi jalan. Ia juga menambahkan jika saat hujan turun walau sedikit maka jalanan akan menjadi becek.

Baca Juga  Karya Bhakti TNI 2021 Kodim 0424 Resmi Ditutup Bupati Pringsewu

“Kurang tau juga manfaatnya, saya pendatang jadi kurang paham,”ujarnya.

 

 

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

 

News Feed