LAMPUNG
1.COM, WAYKANAN-Modus kehabisan bensin kerapkali dijadikan alat menipu korban seperti dialami seorang pria di Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Motor nya raib, beruntung polisi menemukan para pelaku, Selasa (19/01/2021).
Kapolsek Pakuan Ratu, AKP Riffki Bashori mengatakan para pelaku telah diamankan dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
” Para pelaku kita persangkakan dengan Pasal 372 dan atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” ungkap Kapolsek.
Menurutnya, dari kejadian tersebut pada hari ini Senin 18 Januari 2021, sekitar pukul 12.00 WIB Unitreskrim Polsek Pakuan Ratu mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku di sekitar Kampung Pakuan Baru, tepatnya di bengkel motor Zainul.
” Petugas memperoleh informasi tersebut bergerak menuju ke lokasi dan benar berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa ada perlawanan,” kata dia.
Masih disampaikan Kapolsek, dalam penindakan petugas juga mengamankan senjata tajam yang diselipkan di pinggang masing-masing pelaku.
” Kedua pelaku langsung dibawa ke Polsek Pakuan Ratu untuk dilakukan penyidikan Lebih Lanjut,” terang dia.
Sebelumnya lanjut Kapolsek, bermula Suwarno dan Istri berangkat dari rumah menuju kebun karet untuk mengumpulkan getah karet di kebun karet miliknya, menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z No.Pol BE 4220 WF dan istri korban menggunakan Sepeda motor Honda beat.
” Sekitar pukul 14.00 WIB, korban melihat dari kebun ke arah jalan raya ada tiga orang laki-laki yang sedang menuntun sepeda motor jenis Honda Absolut Revo, dan salah satu dari tiga orang laki-laki tersebut menghampiri korban, untuk meminta bensin (BBM), dikarenakan sepeda motor yang dikendarai kehabisan bahan bakar,” urainya.
Masih dijelaskannya, dikarenakan susah untuk mengeluarkan bensin dari motor, pelaku meminjam sepeda motor Jupiter Z milik korban dengan alasan untuk membeli bensin, karena korban merasa iba, lalu korban menyerahkan sepeda motornya kepada pelaku.
” Sementara, setelah sepeda motor korban ada dalam penguasaan pelaku, tiba-tiba sepeda motor pelaku yang awalnya dijadikan alasan kehabisan BBM dapat berjalan bersama pelaku yang membawa sepeda motor milik korban pergi meninggalkan korban,” jelasnya.
Tambah dia, korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan dan berusaha mengejar namun kehilangan jejak.
” Sehingga korban datang dan melapor ke Polsek Pakuan Ratu.
Dari kejadian itulah petugas langsung mencari keberadaan pelaku dan berhasil mengamankan kedua pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Kapolsek. (Aszhari/Din).










