oleh

BNN Lampung Timur Sosialisasi dan Penyuluhan Bahayanya Narkotika

Lampung Timur, etalaseinfo (SMSI) –  Sosialisasi dan Penyuluhan Bahayanya Narkotika ini digelar di aula Barokah Meeting Point Metro oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lampung Timur dan mengajak segenap insan Pers dalam penguatan kapasitas tanggap darurat narkoba, karena bahaya Narkoba di Indonesia ancaman di semua lini, karena bisa mengancam semua lini mulai dari pemuda, orang tua, ibu rumah tangga dan lansia, Rabu 17/11/2021.

Baca Juga  Waspada, Ada Maling Motor Bersenpi di Bandar Lampung

Bidang Penyuluhan Narkoba Ahli Muda Provinsi Lampung, Edi Marjoni, S.A.P mengatakan bahwa, penguatan kapasitas ini harus dilakukan dan berkomitmen dalam menciptakan betapa bahayanya peredaran Narkoba di Lampung Timur, karena kita harus bahu-membahu perang melawan narkoba.

“Bahaya Narkoba ini harus kita sadari dan menjadi perhatian semua pihak, oleh karena itu BNN mengajak semua elemen masyarakat untuk melakukan penguatan kapasitas tanggap darurat,”Ujar Edi mewakili Raden Gunawan Kepala BNN Lampung Timur.

Baca Juga  DPRD Lampung Gelar Bimtek Tentang Idelogi Pancasila

Hadir dalam workshop, Sekretariat (Kesbangpol) Rivian Hadi, Bripka Indra Solihin, S.IP Satuan Narkoba Resort Lampung Timur dan Meilamadya C. Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik (Kominfo) Lampung Timur dan tim Sosialisasi BNN Lampung Timur, Diketahui di kancah Nasional, Provinsi Lampung nomor urut delapan sedangkan di Pulau Sumatera, Provinsi Lampung nomor urut tiga tingkat bahaya penggunaan Narkotika.

Baca Juga  Sekda Way Kanan Saipul Gelar Rakor Tim Terpadu P4GN

Rivian Hadi menyampaikan dalam penguatan kapasitas bahaya Narkoba ini harus lebih serius lagi, karena dari tahun 2015, Presiden Joko Widodo sudah menyatakan bahwa Indonesia berada dalam status darurat narkoba.

“Penguatan kapasitas tanggap darurat Narkoba ini sudah digalakkan presiden tahun 2015, untuk mewujudkan kabupaten tanggap bahaya narkoba, dan kita cegah peredaran untuk menciptakan generasi muda yang efektif,”pungkasnya.(Hb-J)

News Feed