oleh

Berenang Di Galian Batu Bata, Siswa SD di Banyuasin Meninggal

 

Saibumi.com, BANYUASIN – Berniat untuk berenang sepulang sekolah bersama teman, seorang siswa SD tenggelam hingga meninggal dunia.

Galian tanah sedalam 7-8 meter untuk membuat batu bata di daerah Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) yang digenangi air, memakan korban jiwa.

AB (10th) siswa SD di daerah Banyuasin ditemukan meninggal di kolam bekas galian tanah di kedalaman 7-8 meter, pada Rabu (17/2/2021) pagi, sekitar pukul 10.30 WIB dan ditemukan pukul 14.15 WIB.

Baca Juga  4 Orang Diperiksa Sebagai Saksi Terkait Dugaan Tipikor PT.ASABRI

Menurut Handono, saksi mata saat evakuasi mayat, AB merupakan warga Desa Sungai Rengit, Panca Jaya, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin Sumsel anak seorang buruh kandang ayam.

Pada saat evakuasi dari kolam, aparat kepolisian dari Polsek Talang Kelapa dibantu oleh warga.
Orang tua korban bernama Katim, lanjut Handono tidak memperbolehkan orang lain menggendong jenazah anaknya.

“Bapaknya sendiri yang gendong anaknya sambil menangis histeris,” jelasnya.

Baca Juga  Kasus Suap Mantan Bupati Lampung Tengah, Ada Rp6 Miliar Yang "Menghilang"

Lebih lanjut Handono mengatakan, bahwa keluarga Katim merupakan warga baru didaerah itu. “Mereka warga baru, sekitar 2 bulan pindah kesini dari Lampung Utara, paparnya.

Sementara itu Katim, orangtua korban, menceritakan sepulang dari sekolah, anaknya pamitan ingin mengantar temannya pakai sepeda m

“Kalau biasanya, dia selalu mengantar temannya hanya sebatas pagar depan. Tapi kali ini, dia malah meminta izin pergi mengantar pakai sepeda motor,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Kunjungi Warga Yang Sedang Sakit di Trimurjo

Dirinya bingung dan panik begitu tetangganya mengabarkan bahwa anaknya tenggelam di kolam galian tanah dekat rumahnya.

“Begitu dengar kabar, saya langsung kesitu (TKP) bersama warga sekitar dan aparat setempat, langsung mencari korban,” jelasnya sambil meneteskan air mata.

Menurut pihak aparat kepolisian Polsek Talang Kelapa yang enggan disebutkan namanya, korban ditemukan setelah tenggelam sekitar 3 jam di kolam galian. (wawan)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed