oleh

Raden Adipati Sampaikan Saran Pada Musrenbang Perubahan RPJMD 2019-2020 Provinsi Lampung

Way Kanan, etalaseinfo.com (SMSI)  –  Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Indra Zzakariya Rayusman, S.H.,M.H menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 secara Virtual di Ruang Rapat Sekda Way Kanan, Rabu (15/09/2021).

Musrenbang Perubahan RPJMD Provinsi Lampung tersebut dipimpin dan dibuka secara virtual oleh Gubernur Lampung, Ir. H. Arinal Djunaidi dan dihadiri secara virtual oleh Wakil Gubernur Lammpung, Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda Provinsi Lampung, Mendagri yang diwakili oleh Dirjen Bina Bangda, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si, Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas yang diwakili oleh Ir. Rudy S. Prawiradinata, MCRP, Ph.D, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Sekda/Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Lampung, Pimpinan BI Perwakilan Lampung, Kepala BPS Lampung, Kepala Kanwil Kementerian/Lembaga dan Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung, Bappeda Kabupaten/Kota, BUMN, BUMD di Provinsi Lampung, Pimpinan Parpol, Organiasi Profesi dan Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pimpinan Media Massa, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa serta Pemangku Kepentingan Pembangunan.

Bupati Raden Adipati Surya pada Musrenbang tersebut menyampaikan saran terkait Kondisi Perekonomian Kabupaten Way Kanan, dimana selama periode 2016-2020 rata-rata tumbuh 3,88% dan pada Tahun  2020 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adhb sudah mencapai 14,03 Triliyun Rupiah dengan PDRB perkapita sudah mencapai Rp 30.925.573,-.

Perekonomian daerah ditopang oleh lapangan usaha pertanian dengan kontribusi rata-rata terhadap PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) selama periode 2016-2020 mencapai 2,25%, disusul oleh lapangan usaha industry pengolahan dengan kontribusi rata-rata mencapai 22,55% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 2,73%. Dan Petani saat ini memproduksi komoditas pertanian selama ini terserap pada Pasar lokal dan daerah sekitar melalui pedagang pengumpul.

Baca Juga  Kanit BinPolmas Polres Lamteng Silaturahmi Dengan Pengurus Masjid Nurul Islam Nunggalrejo Punggur

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Lampung dapat mengambil peran sebagai leader dalam mencari Pasar komoditas pertanian sebagai leader dalam mencari Pasar komoditas pertanian baik dari Provinsi lain maupun Pasar Luar Negeri.

Dengan adanya permintaan terhadap komoditas unggulan Lampung, maka Pemprov Lampung dapat bekerjasama dengan Pemkab/Kota sesuai komoditas unggulan wilayahnya. Dan dengan adanya kepastian pasar diharapkan mampu menggairahkan petani maupun pelaku industry kecil untuk meningkatkan produksi pertanian maupun produk industry kecilnya”, ujar Bupati Adipati.

Selanjutnya, Bupati yang hari ini genap berusia 43 Tahun itu juga menyampaikan Komoditas Unggulan Way Kanan, yaitu Komoditas Kopi dengan luas lahan 28,303 ha dengan produksi 8.684 ton (Tahun 2020), Komoditas Lada dengan luas lahan 9.171 ha dengan produksi 1.592 ton (Tahun 2020), Karet dengan Luas lahan 27.349 ha dengan produksi 51.653 ton (Tahun 2020), Tebu dengan luas lahan 14.455 ha dengan produksi 97.850 ton (Tahun 2020), Sawit dengan luas lahan 13.675 ha dengan produksi 26.664 ton (Tahun 2020), Padi dengan produksi 171.840 ton (Tahun 2020), Singkong dengan produksi 386.683 ton (Tahun 2020), Ternak Sapi dengan populasi 40.112 ekor, Ternak Kambing dengan populasi 52.325 ekor dan Holtikultura juga yang potensian dikembangkan di Kabupaten Way Kanan.(Kf-Mar-J)

News Feed