oleh

Jupri Katakan, Nelayan Disini Senang Ubur-Ubur Bisa Dijual

Lampung (Siberindo.co) Jupri salah satu pengepul ubur-ubur cendol dari nelayan dusun 05 Kampung Sebrang Desa Muara Gadingmas Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur, dalam perharinya bisa menampung 500 sampai 600 basket ubur-ubur dari nelayan setempat, Minggu (14/02/2021).
Pengepul ubur-ubur cendol, Jupri (43) tahun saat dijumpai Bumi1.com mengatakan tempat kita ini untuk mengepul ubur-ubur cendol hasil tangkapan para nelayan dusun 05 Kampung Sebrang tepatnya dipinggiran perairan pesisir laut Desa Muara Gadingmas.
Kalau jenisnya ubur – ubur itu banyak, namun kalau di laut bisa dikatagorikan sampah laut yang menggunakan para nelayan saat mencari ikan di perairan laut Labuhan Maringgai khususnya wilayah Lampung Timur.

Lanjutnya, jadi adanya yang membeli hasil tangkapan nelayan jenis ubur – ubur ini, para nelayan yang ada disekitar sangat merasa terbantu sekali dan akan menambah penghasilannya untuk saat ini dimasa-masa sulit seperti pandemi Covid-19 sekarang ini. “Kata Jupri seperti dikutip dari Bumi1.com grup Siberindo.co.

Baca Juga  Bergabung Bersama Basarnas, Anggota Polsek Talang Padang Lakukan Pencarian Warga Hilang di Gunung Tanggamus

Kalau untuk pengiriman ubur-ubur ini akan kita kirim ke Jakarta nantinya akan diproses menjadi apa kita kurang tau yang intinya kita disini hanya sebagai pengepul atau penampung ubur-ubur saja. Kita terima dari nelayan 13000 perbasketnya itu untuk kepala ubur-ubur dan 11000 perbasketnya untuk  bagian kaki ubur-ubur.

Jupri menambahkan, untuk penampungan ubur-ubur ini mulai beroperasi baru sekitar 10 hari ini, jadi kalau untuk pengiriman masih belum kita kirim karna masih tahap baru awal ini. “Untuk sistem pembayaran pada nelayan kita kes jika nelayan datang bawa hasil tangkapannya berapa basketpun kita langsung bayar dengan kes.”Imbuhnya.

Baca Juga  Tim Korwil IV KPK RI Monitoring dan Evaluasi MCP Pemkab Lampung Selatan

Dalam perhari kita terima dari nelayan itu 500 sampai 600 basket tergantung dengan cuacanya, itupun khusus para nelayan lokal saja, untuk jarak tempuh nelayan dari tempat kita mengelola ubur-ubur ini jaraknya tidak jauh dan dekat paling cuma 30 menit dari bibir pesisir pantai menuju ke lokasi tempat pecarian ubur-ubur itu.

Baca Juga  Kapolres dan Pejabat Utama Tanam Pohon Berbuah di Lahan Kritis Area Batu Tegi

Dengan adanya kita yang membeli ubur-ubur ini sangat membantu sekali buat para nelayan-nelayan kita disini, kerena ubur-ubur ini sampah laut tetapi bisa menghasilkan uang buat tambahan penghasilan nelayan – nelayan sini. “Pungkasnya (Roni)

News Feed