Yogyakarta – Kepedulian dan Jiwa sosial yang tinggi oleh sedulur-sedulur yang tergabung dalam (kalau bisa saya sebut) Paguyuban Relawan IKKJ DIY sangatlah membantu masyarakat DIY baik dimasa sebelum Pandemi COVID19 dan bahkan teramat sangat membantu di masa Pandemi seperti sekarang.
Tidak ada pembedaan Suku, Ras dan Agama (SARA) dalam keanggotaan IKKJ JOSS DIY. Begitu pula dalam hal sosial, tidak memandang SARA.
Siapapun yang dirasa berhak mendapat bantuan, seandainya mampu dijangkau, pasti akan dibantu oleh seluruh sedulur IKKJ DIY.
Informasi Kedaruratan dan Kepedulian Jogjakarta (IKKJ) yang terbentuk pada tanggal 2 Desember 2016 adalah sebuah perkumpulan yang ingin berbuat kebajikan yang disemangati oleh kearifan lokal. Tentu saja dengan metode dan medan bakti yang menyesuaikan perkembangan zaman dan hajad kebutuhan masyarakat yang dinamis.
IKKJ – JOSS (Jogja Selalu Siaga) yang mempunyai kantor sekretariat di nDalem Yudonegaran Jln. Ibu Ruswo 35 Yogyakarta juga sudah mempunyai Korwil di 5 Kabupaten/Kota di DIY.
Ini untuk memudahkan dalam menanggapi/bertindak segala sesuatu yang sedikitnya bisa membantu masyarakat Yogyakarta.
Di masa pandemi saat ini dan banyaknya bencana alam yang terjadi, jiwa sosial IKKJ selalu tergerak untuk berbuat yang terbaik dan bermanfaat.
Aksi sosial IKKJ-JOSS selain berbagi nasi, bedah rumah, ikut berpartisipasi dalam pencarian orang hilang, juga saat ini ikut dalam tim pemantauan Gunung Merapi.
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta merasa sangat terbantu dengan aksi sosial IKKJ-JOSS.
Banyak doa dipanjatkan oleh masyarakat untuk seluruh anggota IKKJ-JOSS DIY agar selalu diberi kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan. (red)










