Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Herman HN menjawab Fraksi PKS yang menyoroti pengelolaan sampah di Bandar Lampung, bahwa selama pimpinan Herman HN tidak berhasil meraih penghargaan Adipura.
Menurut Wali Kota Herman HN, semua pengharagaan nasional yang diraih bersifat real, tidak mengeluarkan biaya dan bukan abal-abal.
“Saya cuma satu itu aja, bisa di cek di kantor saya. Yang nggak saya dapet cuma Adipura, karena kalau mau dapet Adipura ini harus pakai uang, saya nggak mau,” ujar Herman HN dalam Rapat Paripurna penyampaian jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bandar Lampung Tahun Anggaran 2021, Senin 9 November 2020.
Walikota dua periode ini mengklaim, dimasa kepemimpinannya Kota Bandar Lampung jauh lebih bersih ketimbang tahun 2009 yang mendapatkan penghargaan Adipura.
“Semua penghargaan yang saya dapet selama ini, nggak pakai uang dan nasional semua,” ujarnya.
Walikota Bandarlampung, Herman HN, juga meminta fraksi PKS agar tidak menyangkut-pautkan masalah Pilkada terhadap urusan pemerintahan.
“Ya ini jangan disangkut-pautin dengan politik. Udahlah, urusan politik jangan digabungin,” tegasnya.
Herman HN juga menjawab pandangan umum fraksi PDIP, dimana dalam pemulihan pendapatan daerah akibat terdampak pandemi covid-19, Pemerintah Kota Bandarlampung kembali menambah tapping box untuk rumah makan dan tempat hiburan.
Meski begitu, jawaban yang disampaikan Walikota atas pandangan umum fraksi baru disampaikan secara umum. Ke depan akan diagendakan pembahasan lebih mendalam.
“Apa yang ditanyakan fraksi sudah dijawab dengan jelas, tapi secara umum. Nanti secara detail akan dibahas lagi,” pungkasnya. (Siska)










