oleh

Sengketa Kantor, PDIP Pesawaran Tempuh Jalur Musyawarah

 

Saibumi.com, Pesawaran – Ketua DPC PDIP Kabupaten Pesawaran Endro S Yahman, menanggapi sengketa kantor lama partai ini

Menurut Endro, berdasarkan saksi sejarah, awal pembangunan peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Sudin.

Hal tersebut disampaikan Endro saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan HUT PDIP di Kantor PDIP yang baru di Desa Bagelen, Minggu (10/1).

“Hal itu merupakan bukti, dimana itu merupakan sah milik dan aset PDIP, karena pada waktu itu, pembangunan kantor dilakukan dengan gotong royong, antara Bupati Pesawaran, Wakil Bupati Eriawan, dan M. Nasir yang saat itu merupakan Ketua DPRD,” ucap Endro.

Baca Juga  Pemkot Lakukan Monitoring dan Evaluasi Dengan OPD se-Kota Metro

Dikatakannya, saat ini tensi politik masih panas dan belum reda, jadi untuk masalah kantor yang masih dalam sengketa, meski dalam artian tidak dilaksanakan secara hukum, tetap akan dimusyawarahkan dengan pihak M. Nasir.

“Kita tidak sengketakan secara hukum, tapi akan berkomunikasi dan musyawarah dengan pihak Pak Nasir, dan permasalahan ini mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kita selesaikan,” harapnya seperti dilansir RMOLLampung.id.

Lebih lanjut, Endro menjelaskan, lokasi kantor lama tanah dan kantor PDIP sudah dihibahkan tahun 2016, jadi tanggung jawab Ketua PDIP waktu itu yang dijabat oleh M. Nasir, berdasarkan kesepakatan antara Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dan Eriawan.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Adakan Deklarasikan Pilkada Damai

“Jadi kronologis permasalahan tersebut dimulai saat adanya perbedaan politik, dimana M. Nasir maju menjadi Calon Bupati berlawanan dengan Dendi Ramadhona, kemudian setelah itu persoalan administrasi lahan dan kantor masih belum selesai, dan akhirnya tidak bisa ditempati” jelasnya.

Namun pihaknya akan tetap berusaha mengambil kembali hak atas lahan dan kantor itu dengan cara bermusyawarah.

Baca Juga  Pemberian Insentif Kepada Tenaga Kesehatan dan Honorer Di Tulang Bawang

Sementara, Dendi Ramadhona juga menyampaikan kekecewaannya atas pindahnya Kantor PDIP dari lokasi yang lama di Desa Wiyono Kecamatan Gedongtataan ke Desa Bagelen, karena menurutnya itu sudah merupakan hak partai.

“Mau dibilang bersyukur atas kantor baru, ya gimana, soalnya kita sudah punya kantor tapi harus pindah ke kantor baru, tapi kita harus berjiwa besar, dan sejarah akan membuktikannya,” pungkas Dendi.

Sementara mantan Ketua DPC PDIP Pesawaran M. Nasir belum bisa dikonfirmasi saat dihubungi, meski handphone nya dalam keadaan aktif.(andi)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed