Lampung Timur – Aliando Julian Ramadhan berusia (6) anak dari pasangan Andi Dwi Harmono dan Lia Tri Apriliani warga Desa Sripendowo, Bandar Sribhawono, Lampung Timur itu sejak bayi sudah mengidap sakit Syaraf Motorik.
Saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari orang darmawan yang berhati mulia untuk biaya terapi kesembuhan anak kesayangannya, Jumat (08/01/2021).
Saat ini bocah itu terbaring lemas di rumahnya karena mengidap sakit Syaraf Motorik (kumpulan syaraf otak dengan jaringan otot yang mengatur fungsi pergerakan otot tubuh) memang sedang membutuhkan biaya berobat untuk kesembuhan putranya.
Aliando Julian Ramadhan ini putra pasangan dari Andi Dwi Harmono (35) tahun dan istrinya Lia Tri Apriliani (26) tahun yang tinggal di dusun 005 Rt Rw 018 Desa Sripendowo Lampung Timur ini belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Desa maupu Pemerintah Daerah untuk kebutuhan kusus untuk anaknya yang mengalami sakit sejak kecil dan berharap bantuan dari Pemerintah.
Andi Dwi Harmono mengatakan, anaknya sakit seperti ini sejak lahir dan sampai menginjak usia (6) tahun ini belum juga ada perubahan sakit yang diderita anak saya.
“Semenjak anak saya sakit pihak Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan juga belum ada yang pernah menengok, padahal pihak Desa sudah tau kalau anak kami sakit sejak kecil.
Pekerjaan saya hanya serabutan jika ada orang yang nyuruh nyopir saya nyopir mas dan jika ada yang suruh ngunduh kelapa ya saya berangkat ngunduh kelapa serta ada juga yang nyuruh nyangkul, yang intinya pekerjaan saya buruh serabutan kerja apun saya lakukan asalkan halal demi memberi nafkah keluarga,” kata Andi seperti dilansir Bumi1lampung.com jaringan Siberindo.co.
Karena itu belum memiliki pekerjaan tetap sehingga penghasilan tidak tentu kadang ada kadang tidak.
“Saya berharap mendapatkan bantuan yang bisa meringankan biaya untuk pengobatan anak saya seperti bantuan dari Pemerintah karena sampai saat inipun belum pernah dapat bantuan buat keluarga saya dari Pemerintah, khusus untuk anak saya yang sakit sejak kecil. Padahal anak saya ini seharusnya dapat perhatian khusus dari Pemerintah karena sakit sejak kecil,” pinta Andi.
Andi menambahkan, kalau untuk berobat anaknya di dokter, sudah hampir 2 tahunan itupun dengan biaya sendiri dari hasil kerja buruh.
“Makanya tau kalau anak kami mengidap Syaraf Motorik yang memerlukan biaya cukup besar untuk berobat. Jadi taunya anak saya ini mengidap Syaraf Motorik itu hasil diaknosa dokter,” jelasnya. (Andi)
Saibumi.com jaringan Siberindo.co








