LAMPUNG TIMUR, FS – Lewat program bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kepala Desa Mengandung Sari, Sekampung Udik, Lampung Timur, Ahmad dan Sekretaris Handoko, diduga mengarahkan warga untuk memilih pasangan Zaiful Bukhori-Sudibyo pada Pilkada Lampung Timur 9 Desember 2020 mendatang.
Dalam video yang beredar, saat Musrenbang Desa di balai Desa setempat, Selasa 17 Oktober lalu, warga diarahkan untuk memilih Paslon Zaiful Bokhari – Sudibyo yang notabenenya petahana. Dengan alasan jika petahana terpilih kembali warga tetap akan mendapatkan bantuan PKH.
“Hanya mohon saja, sekaigus pemberitahuan bahwa bulan 12 tanggal 9 kita akan melakukan pemilihan bupati. Nah sekarang saya minta sama ibu-ibu pada bulan 12 nanti milih bapak Zaiful yang nomor dua,” pinta Ahmad.
Selain meminta memilih petahana, Kades Mengandung Sari juga menuduh paslon lain menggunakan politik uang.
“Apa hanya mau mendapat Rp50 ribu atau mendapat PKH tiap bulan, pilih yang mana ? Yang lain paling hanya nanti kerudung dan uang untuk lima tahun sekali. Kalau PKH ini nanti hilang apa mau ibu-ibu dapat kerudung saja sama uang Rp50 ribu,” katanya.
Pemaparan yang terindikasi mengancam tersebut dinilai oleh pejabat terkait di Pemprov Lampung tak elok dilantarkan oleh sosok pamong.
Mengingat PKH adalah program berlevel nasional sehingga warga tak perlu merisaukannya. Bahkan seorang bupati atau bahkan gubernur sekalipun tak memiliki kewenangan untuk mengalihkan, merubah, atau mencoret, kepesertaan warga dalam program nasional ini.
Pada sisi lain, Selasa 3 November 2020, pihak Bawaslu Lampung Timur masih melakukan pengusutan dengan berupaya melakukan pemanggilan sejumlah saksi.(FS/DUM)










