oleh

Sumur Tercemar, Warga Keluhkan Manajemen RSUD Jenderal Ahmad Yani

Metro–Warga Jalan Krinci RT 04 RW 01, Kelurahan Yosorejo Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung menilai management Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Jenderal Ahmad Yani Kota Metro, tidak transparan terkait hasil uji laboratorium air sumur warga yang diduga tercemar limbah rumah sakti tersebut.

“Dulu pihak pihak RSUD A Yani pernah mengambil sample air sumur saya. Katanya mau diuji laboratorium, tapi sampai sekarang hasilnya tidak pernah diberitahu,” kata Odi salah satu warga yang sumurnya diduga tercemar limbah rumah sakit tersebut, Senin (4-1-2021).

Saat ini, lanjut dia, kondisi air sumurnya sudah tidak bisa lagi dikonsumsi. “Airnya sudah bau banget. Bau seperti limbah medis. Jadi tidak bisa lagi dikonsumsi,” ungkapnya seperti dilansir hariannomentum.com.

Dugaan pencemaran sumur warga itu dibenarkan Ketua RT 04 kelurahan setemapt Suroyo. “Sudah lama sumur warga di sini tercemar, bau limbah dan berlumpur. Dugaanya sih limbah RSUD A Yani,” ungkapnya.

Baca Juga  Reses ke Kanwil Lampung, Taufik Basari Bahas Overcrowding Lapas Hingga Layanan OBH

Meski demikian, lanjut dia,  pihak rumah sakit terkesan tutup mata dan enggan menyikapi keluhan warga. “Kami sudah lapor ke pihak rumah sakit. Tapi tidak ada kepastian penangananya,” ungkpanya.

Dia menduga,  pihak rumah sakit membuang limbah melalui saluran drainase yang ada disekitar lingkungan warga. Sehingga limbah  meresap dan mencemari sumur warga.

“Kalau subuh air limbahnya keluar dari saluran rumah sakit ke drainase. Baunya sangat mengganggu,” keluhnya. (Andi)

Baca Juga  Polres Pesawaran Bubarkan Pembukaan Toko Makanan

 

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed