oleh

Beredar Video Jenazah Pasien Covid-19 di Bandar Lampung Dibakar

Bandar Lampung – Beredar video jenazah pasien Covid-19 dibakar menggunakan kayu di Bandar Lampung.

Video jenazah pasien Covid-19 dibakar menggunakan kayu ini beredar luas di grup WhatsApp.

Dalam video, terlihat sebuah peti mati yang diangkut mobil ambulans bertuliskan RS Immanuel.

Peti mati itu lalu diangkut empat orang yang menggunakan seragam alat pelindung diri (APD).

Empat orang ini menurunkan peti mati dari mobil lalu meletakkannya di atas tumpukan kayu di dalam ruangan.

Keempat petugas yang mengenakan APD ini lalu menyusun kayu-kayu di samping dan di atas peti mati.

Baca Juga  Bupati Nanang Ermanto Uji Wawasan Umum Para Siswa SD, SMP Saat Meninjau PTM Di Kec. Natar

“Yang terkasih alm bapak Aan hari ini badan jasmani Bapak Aan akan kami kremasi atau kami sempurnakan. Semoga badan jasmani almarhum Bapak Aan yang terdiri segala macam unsur alam, air, api, tanah, udara, kembali ke asalnya. Semoga yang baik kembali ke tempat asalnya yang baik. Semoga almarhum Bapak Aan selalu dapat menujuk ke tempat Tuhan YME. Amin,” kata seorang yang merekam video, dilansir Suaralampung.id — jaringan Saibumi.com — grup Suara.com, Senin, 4 Januari 2020.

Baca Juga  Berikan Rasa Aman Polres Way Kanan Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2021

Tumpukan kayu-kayu di atas peti mati itu lalu dibakar.

Berdasarkan penelusuran Suaralampung.id, jenazah tersebut dikremasi di sebuah tempat di daerah Teluk Betung.

Rudi (50) petugas kremasi, membenarkan dia sebagai petugas hanya melakukan kremasi terhadap jenazah yang dibawa petugas dari RS Immanuel.

“Saya hanya petugas saja,  jadi saya tidak tahu status jenazah itu. Yang tahu mungkin dari pihak rumah sakit. Maaf, saya lagi sibuk,” ujarnya melalui sambungan ponsel, Senin, 4 Januari 2021.

Baca Juga  Pemerintah Kota Metro Gelar Rapat Terkait Ketersediaan Oksigen Rumah Sakit

Pihak Rumah Sakit (RS) Immanuel membenarkan petugasnya mengantarkan jenazah yang dikremasi, seperti terlihat dalam video berantai melalui pesan WhatsApp itu.

Humas RS Imanuel, Alquirina, saat dikonfirmasi mengakui yang ada dalam video itu merupakan petugasnya, yang mengantarkan jenazah untuk dilakukan kremasi.

“Ya betul. Untuk status pekerjaan data yang ada di kami hanya karyawan swasta. Terkait hal tersebut silahkan konfirmasi ke  gugus tugas ya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp. (Andi)

Saibumi.com jaringan Siberindo.co

News Feed