Dinas Kesehatan Lampung menyatakan bahwa ada kesalahan pada saat penghitungan penerimaan vaksin (alat digital error), sehingga total vaksin yang diterima sebanyak 40.520 dosis untuk tenaga kesehatan (Nakes).
“Info dari Karo OPS kita dapat 45.000 tetapi ternyata menurut data ada 40.520 dosis. Vaksin itu untuk nakes yang ada di Lampung,” kata Kadiskes, Reihana seperti dilansir RMOLLampung.id, Senin (4/1).
Menurut Reihana, memang ada kesalahan saat penghitungan penerimaan vaksin, sebab sistem digital yang dapat menghitung dosis secara tepat dan cepat mengalami gangguan.
“Pada saat waktu penerimaan ternyata secara digital eror. Jadi dihitung secara manual dari semalam sampai sekarang mungkin sedang menghitung manual,” ucapnya.
Lanjut Reihana, setelah vaksin datang maka Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pelatihan untuk tenaga vaksinator secara dalam jaringan (daring) termasuk kejadian ikutan pasca imunisasi (IPI).
“Setelah vaksin diterima kemenkes akan melakukan pelatihan vaksinator secara daring termasuk IPI . Kami sedang menunggu dari Kemenkes. Mungkin besok ada daring dari Kemenkes,” katanya.(Andi)
Saibumi.com jaringan Siberindo.co










