Bandar Lampung, etalaseinfo.com (SMSI) – Polresta Bandar Lampung menjamin keamanan umat kristiani yang akan menjalani ibadah hingga hari Paskah.
Selama pekan suci ini akan berlangsung beberapa kegiatan ibadah yakni Kamis Putih, Jumat Agung dan puncaknya pada Minggu Paskah.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M. menyampaikan bahwa hampir di semua tempat ibadah di Bandar Lampung diperketat. Hal ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, sehingga hingga ibadah Paskah dapat berlangsung aman dan kondusif.
“Tujuannya satu, yaitu untuk menjaga keamanan di dalam situasional kegiatan ibadah yang ada di dalam kegiatan ibadah Paskah yang dilaksanakan sampai dengan di hari Minggu nanti,” kata Kapolresta saat meninjau pengamanan di Gereja Imanuel Bandar Lampung, Kamis (1/4/2021).
Dalam pengamanan ini Polisi Bandar Lampung bersinergi dengan TNI baik dari Kodim, Brimob, Gugus Tugas Anti Covid-19 serta dibantu organisasi keagamaan lainnya, hingga tokoh masyarakat maupun pemuda gereja.
“Ini merupakan komitmen bersama yang sudah dibangun melalui FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) yang ada di Kota Bandar Lampung. Bahwasanya setiap ada kegiatan keagamaan yang sifatnya sesuai dengan ukurannya, maka kegiatan pengamanan ini melibatkan organisasi keagamaan begitu juga pemuda,” terang Kapolresta.
Kapolresta juga menyebut, dalam pengamanan ibadah hingga hari Paskah, Polresta Bandar Lampung mengerahkan sebanyak 339 personel yang disebar di tempat-tempat ibadah umat kristiani yang ada di Bandar Lampung.
“Pengaman pasca, kita menyiapkan rata-rata di satu gereja minimal 10 personel, jumlah keseluruhan khusus untuk Polri 339, begitu juga di TNI untuk mendukung daripada kegiatan pengamanan ini,” bebernya.
Yan Budi menambahkan, pengaman yang dilaksanakannya itu tidak hanya semata menjaga kegiatan ibadah di gereja saja, tetapi juga melaksanakan kegiatan patroli baik di tempat-tempat yang menjadi objek vital maupun tidak. “Pada intinya kita siap di dalam melaksanakan pengamanan terhadap kegiatan Paskah maupun dalam situasi menjaga Kamtibmas yang ada di Kota Bandar Lampung,” tandas Yan Budi.
Di lapangan setiap personil membantu melakukan sterilisasi, setiap jemaat yang datang beribadah ke gereja diperiksa, seperti isi tas yang dibawanya serta dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. (*)










